Share

Pengamat Kerajaan: Pangeran Harry Sedih dan Stres saat Pulang ke AS Usai Perayaan Platinum Jubilee

Susi Susanti, Okezone · Sabtu 11 Juni 2022 18:59 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 11 18 2609855 pengamat-kerajaan-pangeran-harry-sedih-dan-stres-saat-pulang-ke-as-usai-perayaan-platinum-jubilee-yXl4xBkPaV.jpg Pangeran Harry dan Meghan Markle di acara Platinum Jubilee (Foto: Alamy Live News)

INGGRIS – Menurut seorang ahli kerajaan, Pangeran Harry kemungkinan merasa tertekan atau stres dan sedih saat pulang ke California, Amerika Serikat (AS) setelah merayakan Platinum Jubilee bersama Ratu Elizabeth dan semua anggota keluarga kerajaan Inggris.

Setelah dua tahun keluar dari kerajaan, ada kemungkinan bahwa putra kedua Pangeran Charles akan mengalami kesulitan melihat apa yang dia tinggalkan ketika dia mundur sebagai anggota kerajaan dan menuju AS bersama istrinya Meghan Markle.

Pertama kali mereka kembali ke Inggris selama lebih dari dua tahun, mereka tidak menjadi pusat perhatian selama perayaan Jubilee. Beberapa laporan mengatakan bahwa mereka tidak ingin menarik perhatian sang nenek.

Meskipun mereka terlihat selama Trooping the Colour, yakni penampilan terkenal di balkon Istana Buckingham yang disediakan untuk bangsawan yang bekerja, namun mereka diketahui tetap di dalam.

Mereka hadir pada kebaktian syukur di St Paul's duduk untuk mendukung dan menghormati Ratu.

Baca juga:Β Penulis Kerajaan: Pangeran Harry Berencana Gulingkan Monarki Inggris

Tetapi setelah merayakan ulang tahun pertama putri Lilibet di pondok Frogmore, keduanya tidak lama berada di perayaan akhir pekan itu. Mereka pun memutuskan terbang kembali ke AS, melewatkan kontes dan konser untuk pulang.

Baca juga:Β Kunjungi Ratu Elizabeth, Pangeran Harry Pastikan Sang Nenek Dilindungi dan Miliki Orang yang Tepat di Sekitarnya

Pangeran juga mengenakan setelan jas, bukan seragam militer, sesuatu yang dianggap sulit bagi seorang pria yang dikenal bangga akan pelayanannya di dunia miliyer.

Mirror melaporkan sesampainya kembali di California, Harry terlihat sedih.

Menurut sejarawan Hugo Vickers, saat ini Duke of Sussex kemungkinan merasa murung dan sedih tentang apa yang dia tinggalkan.

"Harry telah menyerah menjadi Kapten Marinir Kerajaan, yang tidak berlaku,” terangnya kepada Vanity Fair.

"Saya pikir dia pasti pulang dengan perasaan sangat tertekan atas apa yang telah dia tinggalkan,” lanjutnya.

Vickers tidak sendirian. Penulis biografi kerajaan Duncan Larcombe berpendapat bahwa empat hari itu akan menghantui Pangeran Harry selama sisa hidupnya.

β€œMereka diturunkan untuk duduk di belakang Duke of Gloucester (pada kebaktian Thanksgiving),” ujarnya.

"Mereka tidak ambil bagian dengan cara apa pun, atau bentuk apa pun yang terlihat di Trooping of the Colour,” jelasnya.

"Harry akan marah tentang cara dia dan keluarganya diperlakukan - jika Pangeran William dan Keluarga Kerajaan yang mengatakan, 'Anda tidak akan datang ke kotak kerajaan', sementara bangsawan kecil lainnya yang tidak bekerja ada di acara itu,” lanjutnya.

Pakar kerajaan dari Vanity Fair, Kate Nicholl menilai lebih jauh, mengklaim bahwa Harry dan Meghan pulang lebih awal karena mereka tidak senang dengan peran latar belakang yang mereka mainkan di akhir pekan yang besar.

"Sejujurnya saya pikir itu karena mereka tahu bahwa mereka tidak akan berada di barisan depan itu,” terangnya.

"Dan mengapa mereka meninggalkan Keluarga Kerajaan? Mereka pergi karena mereka tidak berada di barisan depan,” lanjutnya.

"Saya percaya itu sebabnya mereka tidak hadir di perayaan lain karena mereka tidak memiliki kursi di tengah panggung,” tambahnya.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini