Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Penjelasan Khilafatul Muslimin Bekasi Tak Pasang Foto Presiden hingga Bendara di Pesantrennya

Jonathan Simanjuntak , Jurnalis-Kamis, 16 Juni 2022 |20:26 WIB
Penjelasan Khilafatul Muslimin Bekasi Tak Pasang Foto Presiden hingga Bendara di Pesantrennya
Amir Khilafatul Muslimin Bekasi Raya Abu Salma (Foto: MNC Portal)
A
A
A

BEKASI - Khilafatul Muslimin Cabang Bekasi Raya memberikan penjelasan alasan pihaknya tidak memasang bendera Indonesia dan foto Presiden dan Wakil Presiden di Pondok Pesantrennya.

Ormas besutan Abdul Qadir Hasan Baraja ini menyatakan keputusan tersebut dilakukan lantaran untuk merekrut orang-orang yang terafiliasi terorisme sehingga bisa melakukan deradikalisasi.

Amir Khilafatul Muslimin Bekasi Raya, Abu Salma mengatakan, pihaknya ingin terlihat netral kala merekrut orang-orang terafiliasi terorisme. Hal ini nantinya memudahkan pihaknya untuk melakukan deradikalisasi.

"Tapi kalau mereka (orang terafiliasi terorisme) melihat kita seperti bermain politik mereka sulit kita rekrut. Sebenarnya intinya miss komunikasi di sana," kata Abu Salma ketika ditemui di Pondok Pesantrennya, Kamis (16/6/2022).

"Nah ini yang kita dukung dengan program-program kegiatan, nah di situlah terjadi miss komunikasi sehingga kok ini nggak masang bendera, padahal kita cinta NKRI," sambungnya.

Baca juga: Polisi: Kota Padang Jadi Basis Khilafatul Muslimin di Sumatera Barat

Kecintaan terhadap NKRI, tambah Abu, terlihat dari tidak pernahnya Khilafatul Muslimin Bekasi Raya memprotes sejumlah kebijakan yang ditetapkan pemerintah. Dia menilai bentuk protes akan menyulitkan Presiden Indonesia.

"Kita kan cinta Presiden makanya kita nggak usah demo, Presiden menetapkan keputusan apa saja kita ikutin, mau naik minyak, bensin atau segala macam, selama kita beli, beli saja sudah," tuturnya.

Baca juga: Khilafatul Muslimin Punya Jenjang Pendidikan Setara SD hingga Sarjana di Indonesia

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement