Share

Mahasiswi Diduga Diperkosa Staf Kampus saat Ikut Rapat Bansos

edy gustan, Koran SI · Kamis 16 Juni 2022 02:06 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 16 340 2612357 mahasiswi-diduga-diperkosa-staf-kampus-saat-ikut-rapat-bansos-ZDoXrPrRr3.jpg Staf kampus ditangkap polisi terkait dugaan pemerkosaan mahasiswi (Foto : MPI/Istimewa)

BIMA โ€“ Pria berinisial F alias D (36), staf salah satu kampus di Kota Bima, ditangkap Tim Puma 1 Sat Reskrim Polres Bima Kota Polda NTB. Dia dilaporkan seorang mahasiswi di kampus tersebut atas dugaan pemerkosaan saat menngikuti rapat bansos di rumah pelaku.

Tim Puma 1 dibawah pimpinan Katim Aipda Abdul Hafid, berdasar laporan pengaduan nomor : ADUAN /K/ 454 / VI / 2022 / NTB / Res Bima Kota ,Minggu Tanggal 12 Juni 2022. Berdasar laporan itulah, Tim Puma 1, langsung bergerak dan menangkap F alias D, terduga pelaku di rumahnya wilayah Kecamatan Raba Kota Bima.

Kapolres Bima Kota AKBP Henry Novika Chandra melalui Kasi Humas Iptu Jufrin mengatakan saat ditangkap Tim Puma 1, teduga pelaku tidak melawan dan tidak berkutik dibawah Tim Puma 1.

โ€œSetelah berhasil menangkap terduga, Tim Puma 1 langsung membawa terduga menuju Mako Polres Bima Kota untuk ditindaklanjuti sebagaimana hukum yang berlaku," ujarnya kepada wartawan Rabu 15 Juni 2022.

Dikatakannya, peristiwa itu terjadi ketika pelapor berusia 21 tahun itu mengikuti rapat bantuan sosial di rumah pelaku. Setelah kegiatan selesai, korban diminta untuk tidak pulang dengan alasan ada yang perlu dibahas.

Tanpa curiga, korban mengikuti keinginan pelaku. Setelah situasi sepi, pelaku langsung menarik paksa korban untuk masuk ke dalam kamar di rumah itu. Korban sempat memberontak dan berteriak.

Baca Juga: Dukung Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Kabupaten Morowali Hibahkan Tanah ke KKP

Namun, tidak ada yang mendengar teriakan korban. Bahkan, diduga kalah tenaga, pelaku berhasil membuka pakaian korban dan memuaskan nafsu bejatnya.

Usai melampiaskan nafsunya, korban disuruh pergi. Peristiwa itu lantas diceritakan ke pihak keluarganya dan melaporkannya ke polisi. Saat ini, polisi sudah menangani secara intensif.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini