Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Penembakan di Gereja Birmingham, 2 Orang Meninggal dan Tersangka Ditahan

Susi Susanti , Jurnalis-Jum'at, 17 Juni 2022 |12:06 WIB
Penembakan di Gereja Birmingham, 2 Orang Meninggal dan Tersangka Ditahan
Penembakan di gereja Birmingham, Alabama, AS menyebabkan 2 orang meninggal (Foto: WBMA)
A
A
A

ALABAMA - Dua orang meninggal dunia pada Kamis (16/6/2022) dalam penembakan di sebuah pertemuan gereja kelompok kecil di pinggiran Kota Birmingham, Alabama, Amerika Serikat (AS).

Kapten Shane Ware dari Departemen Kepolisian Vestavia Hills mengatakan seorang tersangka, yang tidak disebutkan namanya telah ditahan.

Penembakan itu dilaporkan terjadi di Gereja Episkopal St Stephens sekitar pukul 18:22. CT (7:22 malam ET).

Ware mengatakan satu orang sedang dirawat karena cedera di rumah sakit.

 Baca juga: 3 Orang Tewas dalam Penembakan Massal di Pabrik Maryland

Menurut kalender gereja, sebuah acara yang disebut "Boomers Potluck" dijadwalkan pada saat yang sama ketika penembakan itu terjadi, tetapi tidak jelas dari media briefing apakah kekerasan terjadi di sana.

Baca juga: Penembakan di Gereja Iowa Tewaskan 3 Orang, Pelaku Bunuh Diri

Ware tidak menjawab pertanyaan apapun dari tiga media briefing tentang penembakan itu.

"Jika ada yang perlu menyampaikan informasi apa pun mengenai penyelidikan ini ke Departemen Kepolisian Vestavia Hill dan detektif kami, saya perlu mereka menelepon 205-9780140," katanya.

Gubernur Alabama Kay Ivey menyampaikan belasungkawa.

"Saya senang mendengar penembaknya ditahan," ujarnya.

"Ini seharusnya tidak pernah terjadi -- di gereja, di toko, di kota, atau di mana pun. Kami terus memantau situasi dengan cermat,” lanjutnya.

(Susi Susanti)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement