Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Mitos Curug Caweni di Sukabumi, Jelmaan Putri Cantik yang Menjanda 98 Kali

Toni Kamajaya , Jurnalis-Jum'at, 17 Juni 2022 |09:26 WIB
Mitos Curug Caweni di Sukabumi, Jelmaan Putri Cantik yang Menjanda 98 Kali
Curuh Caweni di Kota Sukabumi (foto: MPI/Toni)
A
A
A

SUKABUMI - Wilayah Kabupaten Sukabumi terkenal dengan berjuta obyek wisata alamnya. Diantaranya adalah air terjun atau Curug Caweni yang terletak di Kampung Cilutung, Desa Cilutung, Kecamatan Cidolog atau sekitar 70 KM dari Kota Sukabumi.

Curug Caweni memiliki daya tarik tersendiri. Bukan hanya karena panorama alamnya yang eksotis saja, tetapi juga menyimpan mitos yang cukup bikin bulu kuduk meremang.

 BACA JUGA:Wisatawan Meninggal Usai Terpeselet ke Curug Suakan Bogor

Mitos tersebut berkaitan dengan keberadaan bebatuan yang berada pada dinding tebing air terjun. Pasalnya batu yang menjulang setinggi sekitar 20 meter tersebut menyerupai dua buah patung manusia.

Pada batu pertama memiliki bentuk seperti tubuh manusia yang tengah berdiri dengan postur sedikit menunduk. Sementara batu kedua lebih menyerupai wajah dengan raut muka sedih. Kedua batu itu terlihat dalam posisi saling berhadapan.

 BACA JUGA:Sederet Misteri Curug Nangka, Dihuni Arwah Perempuan yang Suka Mengganggu

Sekretaris Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian Kabupaten Sukabumi, Herdy Somantri menuturkan, konon kedua batu di obyek wisata air terjun itu merupakan jelmaan seorang putri berwajah cantik yang dijuluki sebagai Caweni. Dalam Bahasa Sunda Caweni berarti janda bengsrat.

"Menurut cerita masyarakat sekitar, puteri ini memiliki kisah hidup yang cukup pilu. Ia menikah sebanyak 99 kali. Namun selalu harus berakhir menjanda hanya dalam waktu singkat," tuturnya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement