Terakhir, Fadil meminta Sylvester untuk meminta maaf kepada Ipda Erik karena telah menirukan gayanya.
“Mohon maaf komandan. Itu akan menjadi kenangan terindah dalam hidup saya,” ujar Sylvester. Usai berbincang dengan 3 siswa SPN, Fadil teringat zaman pendidikan dulu.
“Saya juga punya pengasuh favorit, gaya tidurnya, gaya memberikan aba-aba, gayanya memimpin. Berterima kasihlah kepada pengasuh karena sudah menjadikan anggota Polri,” tutup Fadil.
(Fahmi Firdaus )