Pada hari terakhir penahanannya, dia mengatakan bahwa petugas penjara mengungkapkan kepadanya bahwa mereka adalah petugas dari dinas keamanan internal Rusia (FSB).
Warga Ukraina lainnya yang diculik pasukan Rusia juga menuduh FSB terlibat dalam penangkapan mereka.
Pada Maret lalu, Viktoriia Roshchyna, seorang jurnalis dengan media Ukraina Hromadske, mengatakan dia telah diculik dan diinterogasi oleh petugas FSB di kota Berdyansk yang diduduki.
PBB mengatakan kepada BBC bahwa pihaknya telah mendokumentasikan banyak kasus petugas FSB yang mengambil bagian dalam "penahanan, penyiksaan dan perlakuan buruk" terhadap warga sipil Ukraina.
Pylypenko dan Dmytro Vasilyev sudah bebas. Adapun ylypenko terus bekerja di garis depan konflik memberikan bantuan kepada konstituennya.
Dalam sebuah pernyataan singkat, kementerian pertahanan Ukraina menyebut penahanan dan penyiksaan politisi lokal "memalukan" dan mengatakan semua tuduhan harus segera diselidiki. "Rusia harus menanggung beban tanggung jawab," tambahnya.
Jaksa Agung Ukraina mengatakan kantornya menerima 200-300 laporan kejahatan perang setiap hari tetapi tidak dapat menyelidiki setiap kasus "dengan benar dan efektif" karena kurangnya akses.
Sementara itu, Kementerian pertahanan Rusia tidak menanggapi permintaan komentar atas tuduhan tersebut. Pemerintah Rusia sebelumnya membantah melakukan kejahatan perang di Ukraina.
(Susi Susanti)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.