Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Misteri Lubang Hitam, Pelahap Galaksi dan Bintang-Bintang yang Belum Terungkap

Nanda Aria , Jurnalis-Selasa, 19 Juli 2022 |03:06 WIB
Misteri Lubang Hitam, Pelahap Galaksi dan Bintang-Bintang yang Belum Terungkap
Ilustrasi/ Doc: NASA
A
A
A

JAKARTA - Teka-teki terkait luar angkasa menarik minat para ilmuwan. Ukuran tentang bintang-bintang dan benda-benda apa saja yang ada di langit sudah diketahui.

Namun, pertanyaan bagaimana benda-benda langit tersebut muncul dan tercipta masih menyisakan tanda tanya besar. Termasuk bagaimana lubang hitam atau black hole dapat tumbuh semakin besar, bahkan miliaran kali lebih besar dari matahari.

 BACA JUGA:Wujudkan Clean Bank, KB Bukopin Pangkas Kredit Macet dengan Transaksikan Penjualan NPL

Terletak di tengah-tengah konstelasi bintang Delphinus yang berbentuk seperti lumba-lumba dan Pegasus si kuda terbang, sebuah pusaran layaknya kincir melayang-layang di ruang angkasa.

Selama miliaran tahun, lengan-lengan spiral milik galaksi UCG 11700 berputar dengan damai, tak terganggu oleh tabrakan dan penggabungan benda-benda di luar angkasa yang mengubah bentuk galaksi lain.

Galaksi spiral seperti UCG 11700 memang menyenangkan untuk dilihat, namun sesuatu yang mengerikan berdiam di pusat pusarannya.

Di tengah-tengah roda kosmos yang cantik ini, berdiam salah satu objek paling misterius di alam semesta — sebuah lubang hitam supermasif (supermassive black hole).

Ukuran lubang hitam yang standar biasanya berkisar mulai dari sekitar empat kali massa Matahari. Sementara, supermassive black hole, bisa jutaan, bahkan miliaran, kali lebih besar.

 BACA JUGA:Sampah Terus Cemari Lingkungan, Masyarakat Perlu Edukasi Zero Waste

Para ilmuwan meyakini bahwa semua galaksi besar memiliki sebuah lubang hitam supermasif di inti galaksinya. Tapi tak seorang pun yang mengetahui, mengapa bisa begitu.

Di sinilah UCG 11700 terbukti sangat bermanfaat.

"Galaksi ideal untuk penelitian saya adalah galaksi spiral paling cantik, paling sempurna, yang bisa Anda bayangkan," kata Becky Smethurst, peneliti junior di Universitas Oxford yang mempelajari lubang hitam supermasif, dilansir dari BBC, Senin (18/7/2022).

"Galaksi-galaksi tercantik dapat membantu kita memecahkan misteri bagaimana lubang hitam muncul."

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement