Dijelaskan, pihaknya rutin mengajukan proposal guna perbaikan sekolah. Namun di tahun 2021 mereka mendapat bantuan pembangunan ruang kelas baru. Itupun hanya satu ruangan.
"Kami masih kekurangan banyak ruangan," kata Rizal.
Dia menceritakan, saat hujan, pihak sekolah terpaksa memberhentikan belajar mengajar dan memulangkan anak didiknya.
"Untuk dewan guru, sebelum jam mengajar, terpaksa duduk dibawah pohon karena tidak ada ruangan," terangnya.
"Kami berharap agar sekolah kami ini benar-benar menjadi sekolah yang layak," kata dia lagi.