INDIA - Salah satu pendiri Microsoft dan mega-donor Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Bill Gates sekali lagi memuji India atas keberhasilannya dalam mengelola pandemi Covid-19. Pujian ini datang setelah Perdana Menteri (PM) India Narendra Modi mengumumkan bahwa negaranya melampaui “angka khusus” dua miliar vaksinasi Covid-19 dalam waktu sekitar 18 bulan.
“Kami berterima kasih atas kemitraan berkelanjutan kami dengan produsen vaksin India dan pemerintah India untuk mengurangi dampak Covid-19,” tweet Gates pada Selasa (19/7/2022), memberi selamat kepada India atas “tonggak sejarah lainnya,” sambil menge-tag Modi secara pribadi.
Sebelumnya, pada Minggu (17/7/2022), Modi mencuitkan keberhasilan vaksinasi Covid-19 di India. “India menciptakan sejarah lagi! Selamat kepada semua orang India karena melewati angka khusus dosis vaksin 200 crore. Bangga dengan mereka yang berkontribusi membuat upaya vaksinasi India tak tertandingi dalam skala dan kecepatan. Ini telah memperkuat perjuangan global melawan Covid-19,” cuitnya, dikutip RT.
Baca juga: Bill Gates Ingatkan Pandemi Covid-19 Ancaman Manusia, Pengendaliannya Perlu Diprioritaskan
Ini bukan pertama kalinya Gates memuji India atas tanggapannya terhadap Covid-19. Setelah pertemuan dengan Menteri Kesehatan Mansukh Mandaviya di sela-sela Forum Ekonomi Dunia di Davos pada Mei lalu, miliarder itu mengatakan keberhasilan negara dengan upaya vaksinasi dan penggunaan teknologi untuk mendorong hasil kesehatan dalam skala besar menawarkan banyak pelajaran bagi dunia.
Baca juga: Bill Gates Ungkap Ancaman Pandemi Baru Pasca Covid-19
Gates telah menjadi tokoh terkemuka dalam upaya vaksinasi global sejak awal pandemi Covid-19. Meski bukan seorang dokter, pandangannya menarik perhatian banyak orang karena peran Gates Foundation sebagai donor utama bagi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Organisasi ini juga menginvestasikan miliaran dalam pengembangan dan distribusi vaksin.
Miliarder perangkat lunak ini juga menarik perhatian atas TED Talk pada 2015 ketika dia memperingatkan tentang pandemi global yang "tak terhindarkan".
Awal tahun ini, ia menerbitkan sebuah buku berjudul 'Cara Mencegah Pandemi Selanjutnya', yang mendapat pujian dari Kepala WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus. Dia juga mendorong pembentukan tim Global Epidemic Response and Mobilization (GERM) dengan anggaran tahunan setidaknya USD1 miliar (Rp15 triliun) untuk menghadapi pandemi di masa depan.
(Susi Susanti)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.