JAKARTA – Fenomena anak-anak muda dari Citayam (Depok) dan Bojonggede (Bogor) di seputaran kawasan Sudirman-Thamrin, Jakarta, semakin mengkhawatirkan.
(Baca juga: Ramai Isu LGBT di Citayam Fashion Week, Wagub DKI Minta Dinsos Berikan Pendampingan)
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Wathan Diniyyah Islamiyah (NWDI) TGB HM Zainul Majdi bahkan menyoroti fenomena Citayam Fashion Week tersebut.
“Apa itu namanya, Citayam?. Pokoknya SCBD disebut-sebut,” katanya saat pengajian menyambut tahun baru Hijriah di Pancor, Kabupaten Lombok Timur, Jumat (29/7/2022).
Doktor Ahli Tafsir Alquran ini mengatakan, sekumpulan anak muda berhari-hari tinggal di seputaran Sudirman, tujuan mereka hanya ingin dapat menyeberang jalan dengan joget-joget.
“Coba bayangkan, hanya sekadar supaya bisa menyeberang jalan, padahal luek rurung lek mbe-mbe (padahal banyak jalan dimana-mana,” ucapnya.
TGB pun mengajak untuk merenungkan hal ini, bisa jadi hal ini tak sepenuhnya salah anak-anak muda tersebut. Orangtua turut memiliki peran dalam mendidik anak. “Orangtua tak mengingatkan mana yang pantas dan yang tak pantas,” ujarnya.
Ketua Organisasi Internasional Alumni Al Azhar (OIAA) Indonesia ini melanjutkan, tak terbayangkan 10 tahun lalu ada aktivitas berlenggak-lenggok di jalan raya kemudian diupload di media sosial.
Belum lagi ada anak laki-laki yang datang ke SCBD menggunakan pakaian yang aneh-aneh, kemudian dia menyebut sedang mencari suami.
“Tak henti saya melihat video tersebut berucap Innalillahi, dengan mame pete dengan mame (anak laki-laki cari anak laki-laki). Ini tugas kita (meluruskan),” ucapnya