"Saat petugas datang itu tukang parkir atau pak ogah itu lari ngacir. Ada yang nyebur ke kali," katanya saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (3/8/2022).
Selvi mengatakan, dalam kegiatan tersebut, ada sebanyak dua PMKS yang dijaring. Mereka selanjutnya diserahkan ke panti sosial untuk dilakukan pembinaan lebih lanjut.
"Kita lakukan operasi di sana karena banyaj laporan banyak pengamen dan tukang parkir liar yang meresahkan masyarakat," pungkasnya.
(Awaludin)