Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Tahanan Kejari Kisaran yang Kabur Akhirnya Tertangkap di Dekat Rumahnya

Fadly Pelka , Jurnalis-Minggu, 07 Agustus 2022 |11:34 WIB
Tahanan Kejari Kisaran yang Kabur Akhirnya Tertangkap di Dekat Rumahnya
Tahanan kabur kembali ditangkap dengan mata dilakban/ Foto: Fadly Pelka
A
A
A

BATU BARA - Diduga lemahnya pengawasan kepada tahanan Kejakaksaan Kisaran, saat di lokasi Lembaga Pemasyarakatan (LP) Labuhan Ruku, Indra Saragih berhasil kabur dengan sebelah tangan masih terborgol.

Berkat usaha tim, Jaksa, dan TNI – Polri akhirnya Indra Saragih alias Lana berhasil dibekuk, tidak jauh dari tempat tinggalnya, di kawasan Jalan TB Simatupang, Medan Sunggal, Kota Medan, Sabtu (06/08/2022).

 BACA JUGA:Pandemi Belum Selesai, Wamenkes Launcing Telekonsultasi Kesehatan Terbaru

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kisaran, Dedy Wibiyanto Atabay, langsung menggelar Konferensi Pers, di LP Labuhan Ruku, Batu Bara, Sumatera Utara.

Disebut Kajari, Indra Saragih ditangkap saat lagi tiduran di rumah temannya di Sunggal, Medan, dan tidak memberikan perlawanan dan langsung diborgol oleh petugas.

Terlihat dalam video kedua tangan Indra Saragih diborgol pada bagian depan dan bukan pada bagian belakang.

 BACA JUGA:Forecasting Pendidikan Bojonegoro di Masa Depan: IPM Bisa Melompat ke Level Tinggi

Dedy juga menjelaskan bahwa ketika Indra Saragih ditangkap di Medan, petugas sudah memeriksa tubuh tahanan tersebut dan tidak didapati memiliki atau menyimpan senjata tajam, namun ketika petugas Lapas Labuhan Ruku memeriksa ulang tubuh Indra, ditemukan sebuah sendok yang sudah diruncingkan atau dimodifikasi menjadi senjata tajam.

”Rupanya sampe setelah di Mobil bon aman, sampe di sini (Lapas Labuhan Ruku) tadi digeledah didapatkan lagi juga sendok yang batangnya itu diruncingkan, padahalkan itu sudah kita geledah, luar biasa coba bayangkan," ucap Kajari.

Dari rekaman video yang diterima MPI terlihat kedua mata Indra ditutup dengan lakban agar tidak bisa melihat saat digiring masuk ke pintu gerbang Lapas Labuhan Ruku.

Tidak hanya itu, petugas juga memiting leher korban saat menggiring Indra masuk ke pintu gerbang Lapas Labuhan Ruku, namun jelas terlihat bahwa kedua tangan Indra selaku tahanan Kejaksaan Negeri Kisaran saat digiring masuk ke dalam Lapas sama sekali tidak diborgol, padahal sebelumnya Indra terlihat diborgol saat ditangkap.

Indra Saragih berhasil melarikan diri dengan tangan sebelah masih diborgol, diketahui ketika peristiwa ini terjadi tangan Indra dan temannya dalam keadaan diborgol dengan borgol yang sama atau digandeng dengan tahanan lainnya yang akan dititipkan.

“Saat borgol dilepas dengan gandengannya, Indra langsung melarikan diri melompati pagar LP,” jelas Kajari.

 BACA JUGA:Deolipa Yumara dan Burhanuddin Gantikan Andreas Nahot Silitonga sebagai Pengacara Baru Bharada E

Indra Saragih sangat hapal dengan lokasi sekitar LP, karena dia tidak lari jauh, pada beberapa tahun lalu. Indra juga pernah melarikan diri dari LP Labuhan Ruku. Diduga Indra Saragih lari arah ke kanan LP hanya untuk mengelabui petugas saja.

“Ternyata Indra menyeberangi jalan dan menyetop becak menuju arah Simpang Sei Bejangkar. Saat di SPBU yang ada di sekitaran tersebut, tahanan ini menumpang truk yang mengarah Medan,” papar Kajari.

Kajari juga mengucapkan terimakasih kepada Kodim Asahan, Polres Asahan, Batu Bara, dan Polsek Sunggal yang telah membantu dalam pengejaran Indra Saragih, tutup Kajari Kisaran.

(Nanda Aria)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement