Share

Cegah PMK, Ratusan Hewan Ternak di Bandung Divaksin Dosis Kedua

Arif Budianto, Koran Sindo · Senin 08 Agustus 2022 10:40 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 08 525 2643799 cegah-pmk-ratusan-hewan-ternak-di-bandung-divaksin-dosis-kedua-25EEC09Spf.jpg Ratusan hewan ternak di Bandung divaksin untuk mencegah PMK. (Ist)

BANDUNG - Pemerintah Kota (Pemkot) telah selesai melakukan vaksinasi penyakit mulut dan kuku (PMK) dosis kedua terhadap ratusan hewan ternak, terutama sapi. Tidak menutup kemungkinan, hewan tersebut akan mendapat vaksinasi booster.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Kota Bandung, Gin Gin Ginanjar mengungkapkan, pihaknya telah menyuntikkan vaksin dosis pertama terhadap kepada 200 hewan jelang Idul Adha lalu. Sementara dosis kedua juga telah diberikan terhadap 200 hewan.

"Dosis kedua itu 200 dosis pada 2 Agustus kemarin. Itu tidak utuh semuanya karena sebagian yang vaksin awal itu terjual dan dipotong saat kurban. Ada 200 dosis (pertama) juga vaksin dan sampai hari ini baru digunakan 256 dosis. Kita manfaatkan vaksin ini," ujarnya, Senin (8/8/2022).

Gin Gin menyampaikan, untuk saat ini diprioritaskan kepada hewan sapi yang memiliki umur panjang, seperti indukan termasuk sapi perah. Jika tidak digunakan bagi sapi, vaksin tersebut digunakan bagi kambing atau domba, yang utamanya yaitu pada masa pembibitan.

"Kalau tidak ada (untuk sapi) disarankan untuk domba atau kambing. Terutama pada pembibitan. Prinsipnya silahkan ke daerah masing-masing bahwa vaksin ini bisa dimanfaatkan," ucapnya.

Dia menerangkan, vaksin pada hewan saat ini, sama halnya seperti manusia, ada pertama dan juga kedua. Bahkan untuk manusia terdapat vaksin booster. "Ini dua kali vaksin, kaya kita (manusia) diulang ada dosis pertama dan dosis kedua, ini pun sama. Vaksin pertama kemudian 4 minggu lanjut kedua," ujar Gin Gin.

Menurutnya, vaksin kedua relatif terkendali pada pencegahan penyakit pada hewan. "Pemerintah pusat saat ini membuka diri kepada daerah dan menanyakan kebutuhan vaksin hewan. Hal itu agar hewan menjadi sehat dan masyarakat merasa aman," tutur Gin Gin.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini