Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Ekstremisme Masih Incar Anak Muda, Narasi Toleransi Harus Diperkuat

Tim Okezone , Jurnalis-Sabtu, 13 Agustus 2022 |06:47 WIB
Ekstremisme Masih Incar Anak Muda, Narasi Toleransi Harus Diperkuat
Ekstremisme masih incar anak muda, narasi toleransi harus diperkuat. (Ist)
A
A
A

JAKARTA – Ekstremisme masih mengincar anak muda sehingga diperlukan penguatan narasi toleransi beragama dalam ruang-ruang publik, termasuk dunia pendidikan. Situasi pandemi Covid-19 yang menyebabkan individu terisolasi dari lingkungan sosial dan menghabiskan lebih banyak waktu untuk berselancar secara daring, semakin menyebabkan kaum muda lebih rentan terhadap radikalisasi dan rekrutmen paham ekstremisme.

“Kaum muda merupakan segmen masyarakat yang sangat terekspos ancaman ekstremisme karena didukung pula oleh perkembangan teknologi informasi yang sangat pesat. Hal ini menyebabkan mereka dapat dengan mudah mengakses propaganda ekstremis dan konten terorisme di media,” kata Duta Besar Republik Indonesia (Dubes RI) di Kairo, Mesir, Lutfi Rauf, selaku pembicara kunci dalam Webinar Internasional Seri Literasi Keagamaan Lintas Budaya (LKLB) bertema “LKLB untuk Mengatasi Ekstremisme Beragama: Menjawab Pesan Kairo” yang diadakan Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar dan Institut Leimena, Kamis (11/8/2022) malam.

Dubes Lutfi mengatakan dampak sosial dari pandemi Covid-19 diprediksi masih akan dirasakan hingga beberapa waktu ke depan, sehingga semua pihak harus tetap waspada terhadap tantangan jangka panjang yang dapat ditimbulkan dalam hubungannya dengan ekstremisme.

“Berdasarkan European Union Terrorism Situation and Trend Report tahun 2022 ini, diperoleh temuan pandemi Covid-19 mendukung pembentukan narasi ekstremisme,” ucap Lutfi.

Lutfi mengatakan United Nations Office on Drugs and Crime menyebut berbagai kelompok yang berusaha menyebarkan paham ekstremisme cenderung mengeksploitasi ajaran agama, perbedaan etnis, dan ideologi politik untuk membenarkan atau merekrut pengikut.

“Kondisi Indonesia yang kaya akan keberagaman yang biasanya senantiasa kita banggakan sebagai potensi dalam konteks ini dapat menjadi lahan yang subur untuk penyebaran paham ekstremisme apabila kita lengah,” ujarnya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement