"Antarsuku, antar agama, antar tradisi, antar adat, dan antar bahasa daerah yang berbeda-beda. Oleh sebab itu, kita perlu saling mengingatkan jangan sampai ada saling ejek atau saling mencela di antara kita. Karena aset terbesar bangsa Indonesia adalah persatuan, kerukunan, dan persaudaraan," tambahnya.
Lebih lanjut, Ariza menegaskan melalui apel kebangsaan tersebut menjadi momentum dalam menghayati dan mengamalkan nilai kebangsaan.
"Terkait dengan hal itu apel Akbar kebangsaan kali ini merupakan momentum dalam menghayati dan mengamalkan nilai-nilai kebangsaan sebagai dasar bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara," tuturnya.
Hadir dalam apel kebangsaan tersebut diantaranya Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri Bachtiar, Sekda DKI Maarullah Mataali, Kadishub DKI Syafrin Liputo dan jajaran Pemprov DKI lainnya.
Baca juga: HUT Ke-77 RI, Hamdan Zoelva: Tujuan Bernegara Mencerdaskan Kehidupan Bangsa
(Fakhrizal Fakhri )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.