Share

Sidang Ketiga, Doni Salmanan Mendadak Irit Bicara

Dila Nashear, MNC Portal · Senin 15 Agustus 2022 16:25 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 15 525 2648234 sidang-ketiga-doni-salmanan-mendadak-irit-bicara-sGCDqhSbZn.jpg Doni Salmanan (Foto: Dila Nashear)

BANDUNG - Terdakwa kasus penipuan trading Quotex Doni Salmanan menjalani sidang ketiga di Pengadilan Negeri (PN) Bale Bandung, Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung, Senin (15/8/2022). Dalam sidang dengan agenda tanggapan Jaksa Penuntut Umum (JPU) terkait eksepsi atau nota keberatan atas dakwaan yang sempat disampaikan kuasa hukum, Doni Salmanan mendadak irit bicara. 

Bila di persidangan sebelumnya Doni mengungkap soal kondisi kesehatannya dan usul kepada Majelis Hakim ingin berobat, justru di sidang ketiga ini tak banyak komentar yang keluar dari mulut Crazy Rich asal Soreang itu.

Ketika diminta Majelis Hakim untuk memberikan tanggapan atas paparan JPU dari Kejari Kabupaten Bandung soal eksepsi darinya, Doni Salmanan mengatakan, akan menunggu agenda berikutnya.

"Cukup yang mulia tidak ada yang ingin saya sampaikan lagi, tanggal 18 Agustus untuk sidang selanjutnya ya?" ucap Doni yang mengikuti persidangan secara daring di Lapas Narkotika IIIA Jelekong.

Sebagai informasi, Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Negeri Kabupaten Bandung meminta Majelis Hakim menolak eksepsi yang sempat disampaikan kuasa hukum terdakwa penipuan Doni Salmanan.

BACA JUGA:Pengacara Ancam Tuntut Siapapun yang Ungkit Pelecehan Seksual dalam Kasus Brigadir J 

Anggota JPU Amriansyah memandang dakwaan yang dilayangkan pihaknya kepada Doni Salmanan telah memenuhi seluruh unsur pidana. Sehingga, keberatan atau eksepsi dari kuasa hukum tidak mendasar.

"Jadi kami minta Majelis Hakim untuk mengabaikannya," kata Amriansyah dalam sidang lanjutan dengan agenda tanggapan JPU soal eksepsi terdakwa Doni Salmanan, di PN Bale Bandung, Senin (15/8/2022).

Lebih lanjut, Amriansyah menyebut soal pihak Quotex yang dinilai kuasa hukum tidak ikut diperkarakan berbeda konteksnya. Karena persidangan saat ini menyangkut kasus yang dilakukan oleh Doni Salmanan.

"Selain itu, keberatan dari kuasa hukum banyak juga yang sudah masuk dalam materi perkara. Nantilah sama-sama kita buktikan. Kami harap Majelis Hakim bisa melanjutkan (agenda) persidangan," ujarnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini