Share

Dukung Kemerdekaan Indonesia, Wanita Belanda Ini Serahkan Anak Perempuannya ke Soekarno

Tim Okezone, Okezone · Rabu 17 Agustus 2022 07:00 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 16 18 2649130 dukung-kemerdekaan-indonesia-wanita-belanda-ini-serahkan-anak-perempuannya-ke-soekarno-eFgnBw8yE1.JPG Kapal Weltevreden yang mengantarkan keluarga Kobus ke Indonesia/ Foto: Museum Belanda

JAKARTA - Keluarga Kobus yang terdiri dari Mien dan ketiga putrinya: Betsy, Annie, dan Miny menaiki kapal Kapal Weltevreden yang bertolak dari Pelabuhan Rotterdam pada 6 Desember 1946 ke Indonesia.

Saat itu, Indonesia masih merupakan negara baru. Mereka, menaiki kapal yang juga berisi lebih dari 200 mantan mahasiswa Indonesia, serta warga Belanda yang memutuskan untuk memihak republik baru tersebut.

 BACA JUGA:FBI Gerebek Rumah Trump, Sita 3 Paspor Miliknya

Keluarga kobus adalah keluarga berhaluan sosialis di Amsterdam, Belanda, yang sejak awal dikenal mendukung gerakan kemerdekaan Indonesia.

Mien, ibu ketiga perempuan itu, dikenal sebagai aktivis sejak pendudukan Jerman di Belanda. Dia bersama dengan kelompok pemuda sosialis Belanda aktif dalam gerakan bawah tanah melawan penjajahan Jerman.

 BACA JUGA:Ketua MPR RI Bamsoet Tegaskan PPHN Dibutuhkan Guna Menjamin Kesinambungan Pembangunan

Menukil BBC, Keluarga Kobus ini masuk ke Indonesia dari Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, pada 1 Januari 1947.

Seusai menjalani pemeriksaan paspor dan dokumen-dokumen perjalanan keluarga Kobus dan rombongan masuk kereta yang dikirim pemerintahan baru Indonesia ke Yogyakarta. Saat itu, Jakarta atau Batavia berada dalam kekuasaan Belanda.

Perjalanan kereta itu dikawal pasukan militer Belanda sampai ke garis demarkasi yang terletak di Kranji, Bekasi. Garis itu memisahkan wilayah kekuasaan Belanda dengan Republik Indonesia.

Di sepanjang perjalanan, penuh kegirangan ketiga Kobus muda menjulurkan kepala dari dalam kereta dan dari waktu ke waktu berseru kepada penduduk di sepanjang perjalanan kereta: "Merdeka! Merdeka!"

Baca Juga: Wujudkan Indonesia Sehat 2025, Lifebuoy dan Halodoc Berkolaborasi Berikan Akses Layanan Kesehatan Gratis

Setelah beberapa hari di Yogyakarta, mereka menghadiri acara penyambutan yang dihadiri Presiden Soekarno. Bersama Mien, kakak beradik Kobus berhasil menghampiri sang proklamator.

Mien pun dengan meyakinkan 'menyerahkan' ketiga anak perempuannya kepada Indonesia melalui presiden Soekarno, sang proklamator.

 BACA JUGA:Anies Resmi Luncurkan Logo dan Galeri Huni Jakhabitat di Taman Martha Tiahahu Blok M

"Ketiga anak saya adalah satu-satunya harta yang saya miliki," ujar Mien, sang ibu, kepada Soekarno, sebagaimana dikenang Miny kepada Hilde Janssen, seperti dituangkan dalam buku Tanah Air Baru, Indonesia.

Soekarno menepuk bahu Mien seraya berkata, "Jangan khawatir, ibu. Kami akan menjaga mereka."

Sejak peristiwa bersejarah itu, Mien dan keluarga Kobus yang pun hidup dan tinggal di Indonesia hingga usia seja. Mereka telah memilih Indonesia sebagai rumahnya, setelah hengkang dari Belanda.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini