Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

3 Kota Ini Jadi Saksi Sejarah Kehidupan Presiden Soekarno, Termasuk saat Diasingkan

Stefani Ira Pratiwi , Jurnalis-Sabtu, 20 Agustus 2022 |07:05 WIB
3 Kota Ini Jadi Saksi Sejarah Kehidupan Presiden Soekarno, Termasuk saat Diasingkan
Presiden RI Soekarno (Foto: Wikipedia)
A
A
A

JAKARTA - Presiden Republik Indonesia (RI) yang pertama, Soekarno, memiliki banyak sekali catatan sejarah yang penting untuk dikenang karena jasanya atas Indonesia. Salah satu cara mengenang jasanya ialah melalui rekaman sejarah yang dapat dilihat dari tempat atau gedung yang pernah ia singgahi.

Melansir dari beberapa sumber, berikut merupakan kota yang menjadi saksi bisu sejarah Soekarno. Di kota-kota itu, ada tempat-tempat yang meninggalkan rekam jejak sejarah Presiden Pertama Indonesia.

Baca juga: Wanita-Wanita yang Pernah Buat Soekarno Patah Hati 

1. Kota Ende

Ende merupakan sebuah kota yang berada di tengah-tengah Pulau Flores yang terletak di Provinsi Nusa Tenggara Timur. Kota ini menyimpan banyak saksi bisu dari perjalanan sejarah Soekarno.

Terdapat peristiwa penting yang Soekarno lewati di Kota Ende. Di kota ini, Soekarno beserta istri, anak, dan juga mertuanya diasingkan oleh pemerintah Belanda karena dirinya secara terang-terangan memperjuangkan kemerdekaan. Selain itu, di bawah pohon sukun yang ada di kota ini menjadi tempat Soekarno menggali pemikiran mengenai dasar negara.

Baca juga:  Hari-Hari Terakhir Sebelum Wafat, Bung Karno: Aku Ingin Ditembak Saja

2. Kota Bandung

Sudut Kota Bandung memiliki banyak peninggalan jejak sejarah dari Presiden Pertama RI ini. Di kota ini, ada beberapa bangunan yang menjadi saksi sejarah Soekarno. Di antaranya adalah Gedung Indonesia Menggugat, Penjara Banceuy, Lembaga Permasyarakatan Sukamiskin.

Gedung Indonesia Menggugat pertama kali dibangun pada 1907. Kala itu gedung ini berfungsi sebagai tempat untuk mengadili para pejuang kemerdekaan. Salah satu tokoh yang pernah diadili oleh Belanda di gedung ini adalah Soekarno. Ia mengeluarkan pembelaan yang berjudul Indonesia Menggugat. Gugatan yang diutarakan Soekarno tersebut berhasil membuat geger pemerintah Belanda. Oleh karena itulah, gedung tersebut diberi nama Gedung Indonesia Menggugat .

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement