Share

Sheikh Saudi Picu Kontroversi Setelah Sebut Mohammed bin Salman 'Putra Mahkota Umat Muslim'

Rahman Asmardika, Okezone · Senin 22 Agustus 2022 17:48 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 22 18 2652297 sheikh-saudi-picu-kontroversi-setelah-sebut-mohammed-bin-salman-putra-mahkota-umat-muslim-dT45tNyoGa.jpg Putra Mahkota Arab Saudi Pangeran Mohammed bin Salman. (Foto: Reuters)

RIYADH - Seorang tokoh agama terkemuka Arab Saudi telah menimbulkan kontroversi setelah menyebut penguasa de facto Arab Saudi Mohammed bin Salman (MbS), sebagai "Putra Mahkota umat Muslim".

Sheikh Saleh bin Awad al-Maghamsi, mantan imam dan pengkhotbah di Masjid Quba di kota suci Madinah, memuji putra mahkota Saudi itu dalam sebuah cuitan di Twitter pada Selasa (16/8/2022).

"Semoga Allah meningkatkan Anda dalam kehormatan dan pemberdayaan, oh Putra Mahkota umat Muslim," kata Al-Maghamsi sebuah tweet menanggapi rekaman MbS memimpin pembersihan Kakbah, situs paling suci dalam Islam.

Aktivis menuduh Al-Maghamsi melakukan "sanjungan", dan mengatakan catatan hak asasi manusia Arab Saudi yang buruk di bawah pemerintahan de facto sang pangeran bukanlah representasi Islam.

Al-Maghamsi dilaporkan diganti sebagai imam dan pengkhotbah Masjid Quba setelah dia menyerukan pembebasan tahanan Saudi dalam tweet Maret 2020. Dia kemudian menarik kembali seruannya, mengatakan bahwa dia bermaksud bahwa hanya mereka yang "pelanggaran ringan" yang harus dibebaskan.

BACA JUGA: Mahasiswa Arab Tulis Cuitan Reformasi dan Pembebasan Aktivis, Dihukum Penjara 34 Tahun

Arab Saudi telah menahan puluhan pembangkang dan aktivis karena mengkritik penguasa kerajaan dan menyerukan hak-hak dasar.

Mohammed bin Salman ditugaskan menangani urusan sehari-hari Arab Saudi pada 2017 oleh ayahnya, Raja Salman bin Abdulaziz yang berusia 86 tahun.

Baca Juga: Lifebuoy x MNC Peduli Ajak Masyarakat Berbagi Kebaikan dengan Donasi Rambut, Catat Tanggalnya!

(dka)

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini