Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Wacana Kenaikan Harga Pertalite, Partai Perindo Minta Pemerintah Pikirkan Matang-Matang

Nur Khabibi , Jurnalis-Selasa, 23 Agustus 2022 |07:55 WIB
Wacana Kenaikan Harga Pertalite, Partai Perindo Minta Pemerintah Pikirkan Matang-Matang
Jubir Partai Perindo Yusuf Lakaseng (Foto: MPI)
A
A
A

JAKARTA  - Beredar kabar pemerintah akan mengumumkan kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis Pertalite dan Solar pekan depan. Santer beredar, kenaikan Pertalite sebesar Rp2.350 per liter menjadi Rp10.000 per liter. 

Merespons hal tersebut, Ketua Bidang Organisasi dan Kaderisasi DPP Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Yusuf Lakaseng meminta Pemerintah untuk memikirkan secara matang terkait wacana tersebut. Menurutnya, saat ini masyarakat sedang dalam fase pemulihan ekonomi akibat dua tahun terdampak Pandemi Covid-19.

"Sebaiknya pemerintah tidak mengambil opsi menaikan harga Pertalite dan Solar karena inflasi yang sedang naik," kata Yusuf kepada MNC Portal Indonesia, Senin (22/8/2022).

   

Ia menyebutkan, saat ini inflasi di Indonesia berada di angkat 4,94 persen YoY. Angka tersebut lebih tinggi dari yang ditargetkan Pemerintah, yakni 3 plus minus 1.

Bahkan, inflasi pada sektor pangan juga sedang memprihatinkan, yaitu berada di angka 11 persen. Dengan demikian, harga pangan menurutnya sudah mengalami kenaikan drastis. 

"Jika Pertalite dan Solar dinaikkan harganya maka inflasi bisa 6,5 - 7 persen dan inflasi pangan pasti lebih tinggi lagi naiknya," ungkapnya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement