Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kuat Maruf, Skuad Lama yang Disebut Memiliki Hubungan Spesial dengan Putri Candrawathi

Tim Okezone , Jurnalis-Rabu, 31 Agustus 2022 |19:06 WIB
Kuat Maruf, Skuad Lama yang Disebut Memiliki Hubungan Spesial dengan Putri Candrawathi
Kuat Ma'ruf saat rekonstruksi pembunuhan Brigadir J (Foto: tangkapan layar)
A
A
A

JAKARTA - Misteri skuad lama yang disebut-sebut sebagai pembunuh Brigadir J alias Nofriansyah Yosua Hutabarat akhirnya terungkap.

Komisioner Komnas HAM, Beka Ulung Hapsara mengatakan istilah 'skuad' dalam perbincangan antara Brigadir J dengan kekasihnya, Vera Simanjuntak, adalah Kuat Ma'ruf.

Skuad yang seringkali disebut sebagai aktor pembunuhan Brigadir J bukanlah seorang ADC atau penjaga, melainkan seorang sopir dan asisten rumah tangga (ART) dari Irjen Pol Ferdy Sambo.

"Jadi memang hasil temuan Komnas menjadikan soal dalam skuad itu bukan kumpulan orang, tetapi itu nama Kuat Ma'ruf yang disebut sebagai si kuat, ini di dengar dalam situasi panik atau apa jadi skuad gitu kan," ujarnya kepada wartawan di Komnas HAM, Selasa 23 Agustus 2022.

Baca juga: Pembunuhan Brigadir J, Komnas HAM: Hak Hidup dan Keadilan Hilang

Oleh karena itu, keterangan yang menyebutkan bahwa 'skuad' lama yang dimaksud sebelumnya adalah anggota penjaga terpatahkan dengan adanya keterangan tersebut.

"Ini juga membuat klir, membuat jelas apa yang dimaksud banyak indikasi skuad lama-skuad baru," tandasnya.

Baca juga: Komnas HAM Susun Obstruction of Justice dari Istri Ferdy Sambo

Sebelumnya, Komisioner Komnas HAM, Choirul Anam, dalam rapat dengan Komisi III DPR di gedung DPR, Jakarta, Senin 22 Agustus 2022. Komnas HAM mengungkapkan hasil penelusuran terkait tewasnya Brigadir Yosua termasuk soal komunikasi dengan keluarga Brigadir Yosua dan pacar Brigadir Yosua, Vera.

"Kami komunikasi dengan Vera dan kami mendapatkan keterangan cukup detail. Memang betul tanggal 7 Juli malam, ada ancaman pembunuhan," ucap Anam.

Seperti diketahui, Brigadir Yosua tewas dibunuh pada 8 Juli 2022. Kala itu, Vera menyebut ancaman berasal dari 'skuad'. Tapi Vera tahu siapa yang dimaksud dengan 'skuad' yang mengancam Yosua.

"Siapa yang melakukan? Vera bilang oleh skuad. Skuad ini siapa, apa ADC apa penjaga, sama-sama tidak tahu, saya juga tidak tahu," papar Anam.

"Ujungnya nanti kita tahu bahwa skuad yang dimaksud itu adalah Kuat Ma'ruf. Si Kuat, bukan skuad penjaga ternyata," sambungnya.

Baca juga: Usai Ikuti Rekonstruksi Pembunuhan Brigadir J, Komnas HAM Temukan Perbedaan

(Fakhrizal Fakhri )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement