JAKARTA - Naiknya harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi terus menuai polemik dan tanggapan dari berbagai kalangan masyarakat. Kali ini, tanggapan tersebut datang dari seseorang yang kerap melakukan mobilitas menggunakan transportasi umum.
Ia bernama Iwan Bastian (38). Iwan mengatakan, dengan adanya kenaikan harga BBM membuat dirinya menjadi kebingungan. Sebab, alih-alih irit menggunakan trasnportasi umum, kini transportasi umum jug diisukan naik tarifnya imbas kenaikan BBM.
"Kalau saya sih (kendaraan) pribadi, tapi kalau memang dijangkau angkot ya milih angkot, cuman ya hari ini masalahnya kan di bensinnya ya, tarif naek kita juga bingung kan," ujar Iwan saat ditemui MPI di Terminal Senen, Minggu (4/9/2022).
Lebih lanjut, Iwan menuturkan, Ia menjadi plin-plan usai BBM ditetapkan naik. Sebab, baik kendaraan umum maupun pribadi Ia tetap harus merogoh kantong lebih dalam.
"Sedangkan naik motor pun sama BBMnya juga naik juga. Jadi serba salah," keluhnya.
Kendati demikian, kata Iwan, meski tarif angkutan umum melonjak nantinya, Ia akan tetap menggunakan trasnportasi umum lantaran dianggap aman dan nyaman bagi keluarga.
"Bingung juga, ya. kita biasa naik angkot kan, kalau naik motor sama keluarga kita bertiga kurang ya, kena tilang juga," ucap Iwan.
"Kalau bisalah turun lagi lah. jadi (biar) tarifnya gak terlalu mahal juga," sambungnya.
(Khafid Mardiyansyah)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.