Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kota Pertama di Dunia yang Melarang Iklan Daging di Tempat Umum, Demi Tekan Emisi Gas Rumah Kaca

Adinda Tasya Mutiara , Jurnalis-Rabu, 07 September 2022 |14:41 WIB
Kota Pertama di Dunia yang Melarang Iklan Daging di Tempat Umum, Demi Tekan Emisi Gas Rumah Kaca
Kota Haarlem akan menajdi kota pertama di dunia yang melarang iklan daging di tempat umum (Foto: Dutch Cities/Alamy)
A
A
A

HARLEM - Sebuah kota di Belanda akan menjadi kota pertama di dunia yang melarang iklan daging di ruang publik. Hal ini dilakukan dalam upaya mengurangi konsumsi dan emisi gas rumah kaca di kota tersebut.

Haarlem, yang terletak di sebelah barat Amsterdam yang memiliki populasi sekitar 160.000 jiwa akan memberlakukan larangan tersebut mulai 2024.

Nantinya daging tidak akan diizinkan beriklan di kota Haarlem, baik di bus, baliho, layar di ruang publik dan sejenisnya yang bisa memperlihatkan iklan dengan jelas. Tentu saja, hal itu memicu keluhan sektor-sektor daring di kota Haarlem yang dinilai terlalu berlebihan dalam mengatasinya.

Baca juga: Prancis Umumkan Rencana Bangun 14 Reaktor Nuklir, Tekan Emisi Gas Rumah Kaca

Diketahui, daging sudah masuk ke daftar produk yang termasuk mempengaruhi krisis iklim. Sebuah studi menjelaskan bahwa produksi pangan global bertanggung jawab atas sepertiga dari semua emisi pemanasan di bumi. Dengan memakan daging dari hewan, terbukti bahwa hal itu menyebabkan dua kalinya polusi ketimbang makanan nabati.

Baca juga: Penghasil Emisi Gas Rumah Kaca Terbesar ke-3 Dunia, India Tolak Emisi Nol

Seorang anggota dewan dari partai Groen Links, Ziggy Klazes yang memiliki rancangan mosi pelarangan iklan daging, mengatakan bahwa dirinya tidak mengetahui bahwa kota itu menjadi yang pertama di dunia dalam menegakkan kebijakan tersebut.

“Bukan tentang apa yang orang panggang di dapur mereka sendiri. Jika orang ingin terus makan daging, baiklah tetapi kami harus memberi tahu orang-orang bahwa ada krisis iklim dan mendorong mereka untuk tidak membeli produk yang merupakan bagian dari penyebabnya,” ujarnya melalui siaran radio Harlems105.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement