JAKARTA - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Dudung Abdurachman mengecam keras tindakan anggotanya yang terlibat kasus mutilasi di Mimika, Papua. Sehingga, Ia meminta jajarannya agar mengusut tuntas kejadian tersebut.
Dudung mengatakan, kejadian tersebut bermula saat anggotanya memergoki diduga Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua yang tengah membeli senjata. Sehingga terjadi penangkapan yang dilakukan oleh anggota TNI.
"Tetapi saya tegaskan kepada seluruh jajaran angkatan darat, khususnya kepada Puspomad agar ini diproses. proses dengan tuntas dan tegas saya harapkan orang-orang itu dipecat segara," ungkapnya, Rabu (7/9/2022).
oleh karena itu, kata Dudung, meski oknum tersebut adalah anggota TNI AD. Namun, lanjutnya, hukum haruslah tetap berlaku dan menindak tegas segala pelanggaran.
"Tidak boleh seperti itu, hukum harus ditegakkan, tidak boleh melakukan seperti itu," tegasnya.
Diketahui sebelumnya, Kepolisian Polda Papua dan Kodam XVII Cenderawasih, terus melakukan pemeriksaan terhadap para pelaku pembunuhan berencana dan mutilasi terhadap empat warga sipil asli Papua, pada 22 Agustus 2022.