Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Wapres: Penguatan Komcad Ikhtiar Hadapi Ancaman Bangsa

Binti Mufarida , Jurnalis-Kamis, 08 September 2022 |12:11 WIB
Wapres: Penguatan Komcad Ikhtiar Hadapi Ancaman Bangsa
Pasukan Komponen Cadangan (Foto : Istimewa)
A
A
A

JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin menegaskan penguatan Komponen Cadangan (Komcad) merupakan ikhtiar untuk menghadapi berbagai ancaman bangsa. Terlebih di lingkungan strategis internasional dan nasional yang dinamis, pertahanan dan daya tangkal nasional mutlak untuk diperkuat.

Hal itu diungkapkan Wapres saat menetapkan sebanyak 2.974 Komponen Cadangan (Komcad) Tahun Anggaran 2022 di Lapangan Terbang Suparlan, Pusat Pendidikan dan Latihan Pasukan Khusus (Pusdiklatpassus) Kopassus, Batujajar, Bandung, Jawa Barat, Kamis (8/9/2022).

“Saya memandang, Komponen Cadangan merupakan strategi antisipatif agar kita siap menghadapi ancaman dan gangguan terhadap kehidupan bangsa. Selain itu, Komponen Cadangan juga merupakan salah satu ikhtiar bangsa untuk mempersiapkan kekuatan rakyat sekaligus champions di berbagai bidang yang memiliki dan menunjukkan kecintaan pada tanah air,” kata Wapres.

Lebih lanjut Wapres menyampaikan, selain menjadi kekuatan tambahan, Komponen Cadangan juga merupakan upaya dalam memperkuat rasa nasionalisme bagi masyarakat. Di sisi lain, tambahnya, hal ini juga merupakan mandat yang tertuang di dalam konstitusi negara, yaitu Undang-undang Dasar 1945.

“Sebagaimana diamanatkan dalam Pasal 27 ayat (3) UUD 1945, setiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam upaya pembelaan negara,” papar Wapres.

Karena itu, Wapres pun berpesan, agar seluruh Komponen Cadangan yang telah menyelesaikan pelatihan dan telah ditetapkan hari ini, dapat terus mengemban amanat sebagai penjaga kedaulatan bangsa dan menjadi inspirasi bagi masyarakat di sekitarnya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement