JAKARTA - Inggris telah kehilangan seorang pemimpin yang luar biasa, Yang Mulia Ratu Elizabeth II, Kamis (8/9/2022).
Tanggal 8 September 2022 menjadi momen kesedihan dan kehilangan yang mendalam bagi rakyat Inggris dan bagi mereka di seluruh dunia yang hidupnya tersentuh oleh Ratu Elizabeth II.
Diketahui, Ratu Elizabeth II telah menjadi kehadiran yang konstan dan menginspirasi dalam kehidupan negara Inggris selama lebih dari tujuh dekade, memberikan layanan tanpa henti bagi Inggris, Kerajaan, dan Persemakmuran.
Dedikasinya yang luar biasa untuk melayani rakyat Inggris dan hubungan globalnya termasuk dengan Indonesia, menjadikannya diplomat terhebat di Inggris.
Duta Besar Inggris untuk Indonesia dan Timor Leste, Owen Jenkins pun merasa terhormat dan bangga dalam kehidupan profesionalnya mengenal mendiang.
"Sebagai Duta Besar dan diplomat, untuk memberikan pelayanan terbaik saya kepada Yang Mulia. Saya juga merasa terhormat untuk menyaksikan secara langsung pesona, kecerdasan, kebijaksanaan, dan profesionalisme Yang Mulia," ungkap Owen Jenkins dikutip dari siaran pers yang diterima tim Okezone, Jumat (9/9/2022).
Menurutnya, Raja Charles III mengatakan bahwa kehilangan Yang Mulia Ratu akan sangat dirasakan di seluruh negeri, Kerajaan dan Persemakmuran dan oleh banyak orang di seluruh dunia.
"Dan beliau benar, hal itu memang sangat dirasakan oleh rekan-rekan, mitra dan teman-teman kami di Indonesia," tambahnya Owen Jenkins.
Lanjutnya, Owen Jenkins atas nama Pemerintah Inggris juga mengucapkan terima kasih yang tulus kepada rakyat Indonesia atas pesan belasungkawa yang telah diterima pihaknya beberapa jam terakhir.
"Kami tersentuh oleh kasih sayang terhadap Yang Mulia Ratu yang dirasakan oleh begitu banyak masyarakat Indonesia. Semoga dia bersitirahat dalam damai," tutupnya.
(Natalia Bulan)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.