3. Pembobolan Istana pada 1982
Memegang kekuasaan selama bertahun-tahun membuat dirinya berada dalam lingkungan tak aman. Ratu Elizabeth diketahui kerap menjadi sasaran utama kelompok ekstremis dan orang-orang yang sakit mental.
Pada 1982, seorang pria Inggris bernama Michael Fagan berhasil membobol masuk ke Istana Buckingham. Fagan yang sedang mabuk memanjat saluran pembuangan dan kemudian menerobos ke kamar tidur Ratu Elizabeth II.
Fagan dilaporkan kala itu tengah duduk di ujung ranjang Ratu untuk mengobrol dengannya. Namun, seorang staf kerajaan memergokinya dan menyuruhnya pergi dengan iming-iming sebotol whiskey.
Saat diinterogasi, Fagan mengaku ia sangat terobsesi untuk bertemu dengan kepala negara. Sebab itulah ia membobol istana dalam kondisi mabuk agar lebih berani menjalankan aksinya.
4.Peledakan Bom di Skotlandia Utara
Dari semua skema pembunuhan yang ada, diketahui ada satu kasus yang jauh lebih mengerikan. Kasus itu terjadi di kepulauan terpencil di Skotlandia Utara, Kepulauan Shetland saat Ratu Elizabeth meresmikan sebuah pangkalan minyak.
Kasus ini diketahui ulah dari The Troubles in Northern Ireland dan kelompok anti-Inggris IRA. Kala itu, mereka menyelundupkan bom berdaya ledak tinggi ke fasilitas tersebut. Bersyukurnya sang ratu selamat sebab detonatornya gagal menyala.
Demikian 4 kasus percobaan pembunuhan Ratu Elizabeth II yang didominasi kelompok ekstremis.
(RIN)
(Rani Hardjanti)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.