Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

HP hingga Kulit Reptil Ilegal Dimusnahkan di Bandara Soetta

Isty Maulidya , Jurnalis-Selasa, 13 September 2022 |12:33 WIB
HP hingga Kulit Reptil Ilegal Dimusnahkan di Bandara Soetta
Petugas Imigrasi musnahkan barang bukti ilegal di Bandara Soetta (foto: MPI/Isty)
A
A
A

TANGERANG - Sebanyak 315 handphone yang tidak memiliki nomor IMEI terdaftar dihancurkan oleh Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta pada Selasa (13/9/2022). Ratusan handphone tersebut merupakan barang yang akan dikirim ke luar negeri maupun yang datang dari luar negeri.

"Barang-barang ini merupakan hasil pencegahan dari Januari 2021 hingga Mei 2022, diantaranya ada 315 unit handphone yang tidak diselesaikan kewajiban kepabeanannya ketika diimpor atau ekspor melalui Bandara Internasional Bea Cukai Soekarno-Hatta," ujar Kepala Bea Cukai Soekarno-Hatta, Finari Manan.

 BACA JUGA:Bea Cukai Segel Truk Kontainer Berisi Senjata Ilegal Milik Tentara AS

Selain ratusan unit handphone, ratusan botol minuman yang mengandung alkohol juga ikut dimusnahkan. Barang-barang tersebut sebagian besar dibawa langsung oleh penumpang (hand carry) ataupun dikirim melalui jasa pengiriman.

"Ada juga 583 botol minuman yang mengandung ethyl alkohol (MMEA), 8.000 gram dan 1.484 mili hasil pengolahan tembakau lainnya (HPTL), 268 cerutu, 37.835 gram tembakau iris dan 14.4870 batang rokok," lanjut Finari.

 BACA JUGA:Panglima TNI Pastikan Kontainer Berisi Senjata yang Disegel Bea Cukai Tak Ilegal

Finari melanjutkan barang-barang tersebut ditegah karena bisa membawa dampak negatif terhadap kesehatan masyarakat dan juga gangguan ketertiban keamanan dan kita ikut menjaga stabilitas perekonomian Indonesia dalam hal ini industri yang memiliki komuditi sejenis di dalam negeri.

"Dari pemusnahan barang tegahan ini, negara mampu meminimalisir dampak kerusakan kesehatan masyarakat, dampak gangguan ketertiban dan keamanan, serta menjaga stabilitas perekonomian dan industri barang sejenis di dalam negeri," ujarnya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement