Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kepala Jaringan Pencucian Uang Terbesar di Eropa Ditangkap!

Arief Setyadi , Jurnalis-Jum'at, 16 September 2022 |05:46 WIB
Kepala Jaringan Pencucian Uang Terbesar di Eropa Ditangkap!
Polisi Spanyol menangkap kepala jaringan pencucian uang terbesar di Eropa (Foto: Reuters)
A
A
A

SPANYOL - Polisi Spanyol menangkap kepala salah satu jaringan pencucian uang terbesar di Eropa, yang memiliki hubungan dengan geng narkoba Costa del Sol dan menggunakan penjualan vodka kelas atas ke restoran sebagai kedok, pada Kamis 15 September 2022.

Seorang juru bicara polisi mengatakan kepada Reuters dalam panggilan telepon bahwa John Francis Morrissey, pemimpin geng terkenal dan kepala operasi Spanyol, ditangkap pada Senin.

BACA JUGA:Diduga Kelelahan, Pengawal Kerajaan Inggris Tiba-Tiba Pingsan saat Menjaga Peti Mati Ratu Elizabeth II di Podium 

Secara total, tiga orang ditangkap di Spanyol dan satu di Inggris, kata polisi dalam sebuah pernyataan. Jaringan itu dibongkar selama operasi gabungan Europol internasional yang dikenal sebagai "Whitewall", kata mereka.

Jaringan kriminal itu mencuci lebih dari 200 juta Euro dalam waktu kurang dari satu setengah tahun, atau hingga 350.000 Euro per hari, kata mereka.

Jaringan pencucian uang menggunakan apa yang disebut sistem transfer uang tradisional "hawala", yang banyak digunakan di Pakistan dan Timur Tengah, yang memungkinkan pertukaran uang antar pedagang melalui jabat tangan, selembar kertas atau kepercayaan.

BACA JUGA:Profil dan Biodata Ratu Elizabeth II, Raja Terlama Kerajaan Inggris 

Polisi mengatakan, Morrissey memiliki hubungan dengan "Kinahan Clan" Irlandia, sebuah geng penyelundup narkoba yang beroperasi di Costa del Sol Spanyol, dan "berdedikasi untuk mengumpulkan uang dalam jumlah besar dari organisasi kriminal yang beroperasi di negara kami".

Dia ditangkap selama operasi yang didukung Badan Kejahatan Nasional Inggris, polisi Garda Irlandia, Administrasi Penegakan Narkoba Amerika, polisi Belanda dan unit Kejahatan Keuangan dan Ekonomi Europol.

Polisi mengatakan, mereka mulai melacak kelompok itu setelah menyita kokain dan uang tunai yang disembunyikan di mobil di Malaga tahun lalu.

Jaringan tersebut memperdagangkan merek premium, salah satunya merek vodka mewah yang dipromosikan di restoran dan klub malam papan atas di Spanyol selatan, tetapi agen pajak Spanyol mengatakan perdagangan ini "sama sekali tidak dapat mendukung" gaya hidup cincin itu, kata polisi.

(Arief Setyadi )

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement