LOMBOK TIMUR - Ketua Dewan Pakar Nahdlatul Wathan Diniyah Islamiyah (NWDI) Zulkieflimansyah merekomendasikan sejumlah program untuk NWDI dalam menjalankan perjuangannya. Program tersebut adalah membentuk lembaga keuangan syariah, mendirikan unit usaha terutama perseroan terbatas, menjalankan sekolah perjumpaan, dan pengembangan organisasi.
Bang Zul sapaannya mengatakan, NWDI ke depannya harus membuka diri agar semakin dikenal luas di masyarakat. Sumber daya manusia yang dimiliki NWDI sangat menunjang terlaksananya program tersebut.
"Kita menginginkan agar NWDI tidak sekadar organisasi lokal NTB. Tapi sudah berperan di kancah nasional maupun internasional," ujar Bang Zul di Lombok Timur, Sabtu (17/9/2022).
BACA JUGA:Di Rakernas, TGB Optimistis NWDI Mendunia
Gubernur NTB itu hadir di Rapat Kerja Nasional (Rakernas) NWDI yang dihadiri lebih kurang 230 orang tersebut. Bang Zul bersama Ketua Umum Pengurus Besar NWDI TGB Zainul Majdi dan Ketua Dewan Mukhtasyar TGH. Muhammad Yusuf Makmun memukul bedug sebagai tanda dimulainya Rakernas NWDI di Pancor, Lombok Timur.
Desa Pancor, Selong, Lombok Timur merupakan tempat kelahiran pendiri Nahdlatul Wathan Almagfurullah Maulana Syech TG. KH. Zainuddin Abdul Majid. Dia dinobatkan sebagai Pahlawan Nasional atas berbagai gerakan dan perjuangannya.
BACA JUGA:RUU Sisdiknas, TGB Harap Tidak Hanya Fokus Siapkan Pelajar ke Dunia Kerja
Bang Zul mengatakan, perkembangan tekhnologi informasi dan berbagai perubahan skala global menjadi tantangan tersendiri bagi NWDI. Dia optimistis nantinya banyak kader NWDI sukses di berbagai bidang. Maka itu, sebagai Gubernur NTB, dia membuat program terobosan mengirim ribuan mahasiswa ke luar negeri.
"Selalu ada jalan jika ada kemauan. Saya berharap banyak kader NWDI yang nongkrongnya di Amerika, Inggris, Australia, Mesir, dan berbagai belahan dunia," papar Bang Zul.