Share

Mendagri : Pemekaran Daerah Bukan untuk Bagi-Bagi Wilayah

Erha Aprili Ramadhoni, Okezone · Minggu 18 September 2022 08:13 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 18 340 2669777 mendagri-pemekaran-daerah-bukan-untuk-bagi-bagi-wilayah-oMuZNaYAYk.jpg Mendagri Tito Karnavian. (Foto : Okezone.com)

JAKARTA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengingatkan pemekaran daerah bukan untuk dimanfaatkan sebagai momentum bagi-bagi wilayah.

"Prinsip mengelola daerah dalam era otonomi ini harus dipahami bahwa pemekaran bukan untuk bagi-bagi wilayah," kata Mendagri Tito Karnavian di Palu, Sabtu (18/9/2022), melansir Antara.

Dia menjelaskan, karena prinsip pemekaran adalah bagaimana menghasilkan daerah yang otonom dengan kewenangan yang luas dan mampu dalam mengelola potensi sumber daya.

Nantinya dari upaya pemekaran itu, tercipta daerah yang memiliki kemandirian fiskal atau tidak bergantung dari dana pemerintahan Pusat maupun pihak luar dalam pembiayaan program daerah.

Tito mengemukakan terdapat tiga kelompok kemandirian fiskal versi Kemendagri, yakni ditandai pendapatan asli daerah (PAD) lebih besar dari pada transfer keuangan ke daerah dan dana desa (TKDD).

Kemudian kelompok menengah dari kemandirian fiskal adalah jumlah PAD berbanding lurus dengan transfer keuangan ke daerah dan dana desa.

"Sedang kelompok yang lemah kemandirian fiskal adalah jumlah TKDD itu lebih besar dari pada pendapatan daerah tersebut atau lebih banyak bergantung dari pemerintah pusat," tuturnya.

Baca Juga: Saatnya Anak Muda Bangkit Bersama untuk Indonesia Bersama Astra

Oleh karena itu, Tito mendorong setiap pemda maupun wilayah yang sedang dalam proses pemekaran untuk melakukan berbagai terobosan dalam meningkatkan PAD dan tidak bergantung dari pembiayaan pemerintah pusat.

Sebab jika pada tingkat pusat terjadi goncangan atau kekurangan pendapatan negara, sambung Tito, maka daerah itu akan mengalami rasionalisasi anggaran.

"Akibatnya semua program yang sudah direncanakan tidak akan jalan atau macet dan begitu juga sebaliknya," ucap Tito.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini