JAKARTA - Ketua Dewan Pers Prof Dr Azyumardi Azra meninggal dunia saat menjalani perawatan di rumah sakit di Selangor, Malaysia, pada Minggu (18/9/2022). Jenazahnya kemudian diterbangkan ke Tanah Air pada Senin (19/9/2022) malam.
Berikut 5 fakta mengenai meninggalnya Azyumardi Azra, sebagaimana dirangkum pada Selasa (20/9/2022) :
1. Sakit Acute Inferior Myocardial Infarction
Sebelum meninggal, Azyumardi Azra sempat menjalani perawatan selama 2 hari di rumah sakit. Ia mengalami acute inferior myocardial infarction.
Melansir Healthline, kondisi Acute Inferior Myocardial Infarction yang dialami Azyumadi Azra adalah semacam serangan jantung. Yaitu kondisi yang mengancam jiwa karena aliran darah ke otot jantung terputus secara tiba-tiba.
Hal ini terjadi karena adanya penyumbatan pada satu atau lebih arteri koroner. Penyumbatan dapat berkembang karena penumpukan plak. Plak bersumber dari lemak, kolesterol, dan produk "limbah" tubuh penyumbat darah lainnya.
2. Sholat Gaib
Dewan Pers menggelar pelaksanaan sholat ghaib bagi jenazah Azyumardi Azra di Hall Dewan Pers, Jl Kebon Sirih No 32 - 34 Jakarta, Senin (19/9/2022). Sholat gaib diselenggarakan usai melakukan salat zuhur berjamaah pada pukul 12.35 WIB.
Ketua Majelis Ulama Daerah (MUI) Pusat Bidang Dakwah dan Ukhuwah, Cholil Nafis bertindak sebagai imam dalam pelaksanaan shalat ghaib di gedung pers itu.
3. Polisi Kawal Kepulangan
Sebanyak 120 personel dari Polresta Bandara Soetta akan diterjunkan untuk mengamankan proses kedatangan jenazah Prof. Dr. Azyumardi Azra di Terminal Kargo Jenazah, Bandara Soetta, Tangerang, Senin (19/9/2022).
"Polresta Bandara Soetta akan menempatkan 120 personel baik yang berseragam maupun yang tidak berseragam. Kami juga bekerja sama dengan Jajaran TNI, serta unsur pengamanan internal di Soetta, seperti AVSEC dan Security Outsourching di areal Kargo," ujar Kasat Lantas Bandara Soekarno-Hatta, Kompol Bambang Askar Sodiq.
Begitu mendarat di Kargo Human Remains Bandara Soekarno-Hatta, akan dilakukan serah terima kepada pihak keluarga dan langsung dibawa ke rumah duka.