Share

Terkena Ledakan, Bripka DP Dirawat karena Alami Luka Bakar 70%

Yohannes Tobing, Sindonews · Minggu 25 September 2022 21:32 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 25 512 2674700 terkena-ledakan-bripka-dp-dirawat-karena-alami-luka-bakar-70-SMV9gFRDX0.png Kapolda Jateng, Irjen Ahmad Lutfhi (foto: dok Okezone)

JAKARTA - Kapolda Jawa Tengah, Irjen Ahmad Luthfi mengatakan, korban ledakan dari paket petasan berinisial Bripka DP mengalami luka bakar yang cukup parah atau serius.

"Jadi anggota untuk sementara untuk luka bakar sekitar 70 persen kemudian itu juga dikakinya ada luka lainnya juga yah, kemudian saat ini sedang dalam perawatan," kata Luthfi saat diwawancarai Inews TV, Minggu (25/9/2022) malam.

Menurut Luthfi, pihaknya telah melakukan penyidikan terhadap ledakan yang terjadi di Asrama Polri Grogol Indah Desa Telukan, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah.

 BACA JUGA: Kapolda Jateng Sebut Ledakan di Asrama Polisi Sukoharjo Adalah Paket Petasan

Berdasarkan penyelidikan tim dilapangan bahwa ledakan ini bukanlah aksi terorisme melainkan kelalaian anggotanya yang memesan petasan dan membuat paket tersebut panas.

"Jadi itu ledakan berasal dari paket coklat yang berisi petasan. Jadi kemungkinan anggota kami lalai dan paket itu kepanasan kemudian meledak," sambungnya.

 BACA JUGA:Saksi Lihat Korban Ledakan Asrama Polisi Sukoharjo Berlumuran Darah

Menurut Luthfi, pihaknya belum bisa meminta keterangan dari korban, namun dalam hal ini pihaknya telah mengamankan seorang terduga yang mengirimkan paket tersebut.

"Yang bersangkutan menerangkan bahwa dirinya yang telah mengirimkan paket yang dipesan melalui online tersebut," ungkap Luthfi.

 

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Sebelumnya, satu anggota Polri menjadi korban ledakan yang terjadi di Asrama Polisi Grogol Indah di Desa Telukan, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo pada Minggu (25/9/2022).

Menurut informasi yang didapat, korban ledakan merupakan anggota Polresta Surakarta berinisial Bripka DP (35 Tahun) yang diduga menerima paket tersebut.

Adapun kronologi dari ledakan ini berawal saat warga setempat sedang beraktifitas didalam rumah, kemudian mendengar adanya ledakan besar hingga membuat kaca di rumah sekitar bergetar.

"Kemudian warga di asrama keluar langsung melihat ke depan rumah melihat korban dalam keadaan berlumuran darah dan langsung ditolong oleh dibawa ke rumah sakit," ucap salah satu saksi Alistyastuti.

Adapun dari ledakan ini Bripka DP mengalami luka parah yakni luka bakar. petugas Polresta Surakarta dan Polda Jawa Tengah saat ini sedang melakukan penyelidikan.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini