Share

Duh! Nasi Gorengnya Dibilang Tak Enak, Pedagang Ini Laporkan Pembelinya ke Polisi

Arief Setyadi , Okezone · Senin 26 September 2022 17:38 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 26 18 2675328 duh-nasi-gorengnya-dibilang-tak-enak-pedagang-ini-laporkan-pembelinya-ke-polisi-7yO8uPoc7a.jpg Pembeli komplain rasa nasi goreng berujung dilaporkan ke polisi (Foto: MSTAR)

JAKARTA - Seorang wanita membuat pengaduan terbuka di media sosial setelah tidak puas dengan makanan yang dibelinya dari toko tomyam. 

Melansir mstar, melalui video yang diunggah di TikTok, gadis asal Alor Setar, Kedah ini mengklaim bahwa nasi goreng Pattaya yang diterimanya tampak seperti makanan untuk orang sakit.

"Kami memesan Nasi Goreng Pattaya seharga RM13 (termasuk biaya pengiriman), mari kita lihat nasi apa yang kita dapatkan," katanya dalam video seperti dikutip.

“Seperti (untuk) orang yang memiliki penyakit. Bagaimana nasi RM9,50 itu?" imbuhnya.

Melalui rekaman tersebut, wanita tersebut menginformasikan bahwa dia membeli nasi goreng Pattaya dari sebuah toko di Mergong melalui platform layanan pengiriman. Selain itu, ia juga memperlihatkan penampakan nasi goreng yang kebanyakan disantap sambil lalu.

Namun, video tersebut telah dihapus tetapi disimpan sebelum diunggah kembali oleh pengguna media sosial lainnya. Setelah itu, ia mengundang lebih banyak kritik publik terhadap pedagang nasi goreng Pattaya.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Menyadari kritik tersebut, pemilik toko kemudian maju untuk mengajukan laporan polisi. "Saya sudah membuat laporan polisi. Saya tidak yakin apakah dia tahu atau tidak," katanya dalam video yang juga diunggah di TikTok.

"Atau sengaja tidak tahu bahwa dia telah melecehkan, mengancam, dan merusak reputasi toko saya," katanya.

"Jika ini terus berlanjut, saya akan melanjutkan ke langkah selanjutnya," tegasnya.

Tak hanya itu, pria tersebut juga membagikan tiga video lainnya untuk menjawab beberapa pertanyaan dari netizen terkait kontroversi tersebut.

"Kalau mau posting, posting dari awal jam buka. Jangan makan setengah sebelum mau posting," ujarnya sambil menunjukkan penampakan nasi goreng pattaya yang dibalut telur dan ditaburi sambal.

Selain itu, melalui video lain, pemilik warung menjawab soal harga nasi goreng yang harus dibayar pembeli.

"Kak, makan di dekat toko... RM6 saja. Yang pesan dari aplikasi dapat hingga RM13? Cocokkan harga itu dengan kakak yang malas keluar," katanya.

Sementara itu, rata-rata netizen juga mengungkapkan pandangan mereka sendiri tentang masalah tersebut. "Saya hanya bisa tertawa melihat TikTok ini. Wanita ini mengeluh bahwa nasi goreng di Pattaya tidak enak.

“Setelah itu, pemilik toko tidak mau memperbaiki masakannya, tapi dia melapor ke polisi karena orang bilang nasi goreng Pataya tidak enak,"

"Setelah makan di dekat toko, makanannya tidak enak, telan saja, Anda tidak bisa mengeluh, pemilik toko akan melapor ke polisi,"

“Sebenarnya menurut saya kedua belah pihak sudah selesai (berlebihan). Bab laporan polisi benar-benar lucu. Bahkan yang mengeluh punya banyak waktu untuk membuat video TikTok. Lebih banyak konten. Kalau marah beneran, balik aja ke toko, komplain, minta yang baru,"

“Tidak bisa diselesaikan dengan cara yang beradab, menegur secara pribadi dan tidak dengan cara viral seperti ini. Allahuakbar,"

“Pemiliknya sudah menjelaskan kenapa membuat laporan polisi, kenapa kebanyakan netizen tidak mengerti? Buka toko sendiri, lalu orang merusak toko,"

"Nah udah tau kan gimana rasanya. Pelanggannya tinggal komentar di aplikasi. Malah dia yang ngerekam, siapa yang nggak marah," ujar salah satu pandangan netter.

1
3

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini