Share

Polwan yang Viral Aniaya Pacar Adik Jadi Tersangka, Polda Riau Dalami Keterlibatan Oknum Lain

Banda Haruddin Tanjung, Okezone · Senin 26 September 2022 16:22 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 26 340 2675257 polwan-yang-viral-aniaya-pacar-adik-jadi-tersangka-polda-riau-dalami-keterlibatan-oknum-lain-LVWLthmN7R.jpg Ilustrasi (Foto: Dokumentasi Okezone)

PEKANBARU - Polda Riau sudah menetapkan Brigadir IDR, oknum Polwan dan ibunya Yul sebagai tersangka dalam kasus penganiayaan seorang warga bernama Riri Aprilia Kartin (27). Diduga ada sejumlah oknum polisi lain yang berdinas di Badan Narkotika Nasional (BNN) yang ikut saat terjadi penganiayaan itu.

Informasi yang dihimpun ada lima oknum anggota BNN yang membawa korban ke Kantor BNN Riau. Mereka merupakan teman dari tersangka IDR di BNN. Mereka juga sempat memborgol RZ. IDR sendiri juga berdinas di Kantor BNN Riau

"Kami sudah dapat informasi mengenai hal iitu. Sedang didalami," kata Kabid Humas Polda Riau Kombes Sunarto Senin (26/9/2022).

Sementara itu Riri menyatakan bahwa kejadian itu terjadi pada 21 September 2022. Saat itu dia sedang bersama pacarnya RZ yang juga merupakan anggota Polri. Keduanya merupakan sepasang ke kekasih. RZ sendiri merupakan adik dari Brigadir IDR.

Kemudian datanglah Brigadir IDR dan ibunya ke kontrakan Riri di daerah Sukajadi, Pekanbaru. Keduanya langsung melabrak. Keduanya pun mencaci maki Riri. Hal ini karena mereka sudah lama hubungan asmara itu tidak direstui.

Melihat hal itu RZ mencoba melerai. Tidak terima dengan hal itu, Brigadir IDR meminta bantuan rekan rekannya di BNN. Tidak berapa lama datang lima orang dan mengamankan RZ yang merupakan anggota Direktorat Narkoba Polda Riau. Sementara Brigadir IDR menyerat korban di kamar. Di sanalah mereka menganiaya Riri dengan memukul, menendang dan menjambak korban.

"Saya dipukul dan rambut saya ditarik dan saya diseret sampai kepala saya bengkak. Setelah itu saya disekap di kamar. Dia menghubungi teman temannya di BNN dan menyebut dia dikeroyok preman. Setelah datang mereka mengira kalau pacar saya itu preman makanya dia dibawa," ucap Riri kepada wartawan.

Tidak berapa lama dia pun di bawa ke sebuah mobil. Dimana di dalam mobil itu ada juga Brigadir IDR. Kemudian dia dibawa ke Kantor BNN Riau jalan Pepaya.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

"Saya dibawa ke Kantor BNN. Saat di dalam mobil itu saya dipukuli lagi sama Polwan itu. Hubungan kami memang tidak direstui keluarga mereka. Tapi apa salahnya, kami sama sama lajang dan sudah dewasa," ucapannya.

Setelah 30 menit di BNN, mereka akhirnya melepaskan Riri. Sementara RZ dibawa ibunya pulang. Tidak terima dengan hal tersebut Riri melaporkan hal tersebut ke Polda Riau. Belakangan polisi menetapkan Brigadir IDR tersangka dan ditahan. Sementara Yul, ibu dari IDR juga ditetapkan sebagai tersangka, namun tidak ditahan.

Sementara Kepala BNN Riau Robinson yang dikonfirmasi belum bersedia memberikan jawaban. Namun untuk penanganan hukum Brigadir IDR diserahkan ke Polda Riau.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini