Share

Cuaca Buruk, Pesawat Wings Air Gagal Mendarat di Nagan Raya Aceh

Arief Setyadi , Okezone · Kamis 29 September 2022 06:00 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 29 340 2677072 cuaca-buruk-pesawat-wings-air-gagal-mendarat-di-nagan-raya-aceh-0JA6mpIZSo.jpg Pesawat Wings Air (Foto: Dok Sindonews)

NAGAN RAYA - Sebuah pesawat udara jenis Wings Air dengan kode pesawat PK-WHZ dilaporkan gagal mendarat di Bandara Cut Nyak Dhien Nagan Raya, Provinsi Aceh, setelah lepas landas dari Bandar Udara Internasional Kualanamu, Deli Serdang, Sumatera Utara.

“Pesawat gagal mendarat akibat cuaca buruk,” kata Airport Manager Wings Air Meulaboh, Andi Siswanto yang dikonfirmasi Antara di Nagan Raya, Aceh, Selasa 28 September 2022 malam.

 BACA JUGA:Pesawat Antariksa Diluncurkan untuk Hantam Asteroid agar Tak Menabrak Bumi

Pesawat yang mengangkut 49 penumpang, termasuk dua orang bayi, sempat berputar-putar di langit Nagan Raya, Aceh selama 15 menit, setelah mencoba mendarat sekira pukul 09.45 WIB, namun akhirnya gagal.

Pesawat tersebut sebelumnya lepas landas dari Bandar Udara Internasional Kualanamu, Deli Serdang, Sumatera Utara, sekira pukul 08.50 WIB.

Setelah selama 15 menit memutari langit Nagan Raya, pesawat udara jenis ATR-72 seri 600 yang dipiloti oleh Capt Faqih Imtiyazih tersebut memutuskan untuk kembali ke Kualanamu, Deli Serdang, Sumatera Utara.

“Semua penumpang dalam keadaan selamat, semuanya telah berada di Sumatera Utara,” kata Andi Siswanto.

BACA JUGA:Insiden Pesawat Wings Air Dipastikan Tidak Ganggu Operasional Bandara Bali 

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Ia menjelaskan, pilot terpaksa kembali ke Sumatera Utara karena pendaratan di Bandar Udara Cut Nyak Dhien Nagan Raya tidak memungkinkan untuk didarati pesawat, karena jarak pandang yang terbatas akibat hujan lebat.

Semua penumpang yang kembali ke Sumatera Utara kemudian sebagian dialihkan pada penerbangan lanjutan pada Jumat 30 September 2022 mendatang, dan sebagian memilih untuk menunda penerbangan.

“Pesawat terpaksa kembali ke Sumatera Utara dengan alasan keselamatan penumpang,” kata Andi Siswanto.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini