MALANG – Korban tewas saat kerusuhan laga Arema FC vs Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan Malang, bertambah menjadi 129 orang.
(Baca juga: Ratusan Suporter Tewas di Stadion Kanjuruhan, Jokowi Perintahkan Kapolri Evaluasi Pengamanan)
Diantara korban tewas adalah lima orang bocah yang saat itu sedang menonton di Stadion Kanjuruhan.
Salah satu suporter, Irfan Arifuddin (10), menceritakan kejadian tersebut. Saat itu dia hanya bisa berlari ke arah pintu keluar Stadion Kanjuruhan. Namun, langkahnya terhenti ketika tumpukan orang terhenti di gate 2.
"Saya tutupi kepala pakai jaket dan sembunyi di bawah kursi penonton," kata Ipan, panggilan akrabnya ketika ditemui di RSSA Malang, Minggu (2/10/2022).
Suara teriakan terdengar keras. Ia mulai menoleh ke belakang, mencari 5 temannya yang datang bersama untuk menyaksikan laga Arema melawan Persebaya.
Ia baru sadar kalau dirinya sendirian, 5 temannya tak ada di belakangnya. Ia pun mencoba untuk berdiri, menoleh ke belakang dan mengenali beberapa orang yang terhimpit di dinding.