Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Update Tragedi Kanjuruhan, Menko PMK : 130 Orang Tewas, 19 Belum Teridentifikasi

Avirista Midaada , Jurnalis-Minggu, 02 Oktober 2022 |15:43 WIB
<i>Update</i> Tragedi Kanjuruhan, Menko PMK : 130 Orang Tewas, 19 Belum Teridentifikasi
Menko PMK mendatangi lokasi/Foto: Antara
A
A
A

MALANG – Korban meninggal dunia akibat kerusuhan usai laga Arema FC vs Persebaya di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur semakin bertambah.

 (Baca juga: Tembakan Gas Air Mata Bertubi-tubi Polisi Berujung 127 Orang Tewas, Ini Pembelaan Jenderal Nico)

Bahkan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy menyebut data terus diperbarui dan bertambah karena ada beberapa jenazah belum teridentifikasi.

 (Baca juga: Tragis! Bocah Ini Histeris Lihat 5 Temannya Meregang Nyawa di Stadion Kanjuruhan)

"Total ada 130 korban meninggal dunia," kata Muhadjir di Kabupaten Malang, Jawa Timur, Minggu (2/10/2022).

Dia menyatakan, ada 19 jenazah yang belum teridentifikasi dan berada di Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Kota Malang. Mayoritas jenazah ini tidak memiliki identitas dan menunggu pemeriksaan tim DVI.

Muhadjir mengatakan, hingga saat ini ada kurang lebih 19 jenazah yang masih belum teridentifikasi dan berada di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Saiful Anwar Kota Malang. Sementara untuk jenazah lainnya, sudah diambil oleh masing-masing keluarga.

Menurutnya, jika masyarakat ada yang merasa kehilangan keluarga saat menyaksikan laga antara Arema FC melawan Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan, diharapkan bisa mendatangi ke RSUD Saiful Anwar.

"Kalau ada keluarga yang merasa kehilangan, terutama keluarganya yang Aremania, itu segera melakukan pengecekan di Saiful Anwar. Ada 19 orang yang belum teridentifikasi,"pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, kerusuhan pecah setelah laga Arema FC vs Persebaya Surabaya. Pertandingan sendiri dimenangkan tim tamu Persebaya dengan skor 2 - 3. Para suporter merangsak masuk ke lapangan dan menyerbu pemain.

Tak hanya para pemain Persebaya saja, pemain Arema FC juga diserang oleh sekitar tiga ribuan Aremania sesuai pernyataan Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta. Bahkan petugas kepolisian juga diserang hingga mengakibatkan dua orang kepolisian meninggal dunia. Selanjutnya 10 mobil dinas kepolisian juga dinyatakan rusak dan tiga mobil pribadi dirusak massa.

(Fahmi Firdaus )

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement