Share

Praktik Prostitusi Anak Terbongkar, Korban Ditawarkan dengan Harga Rp500 Ribu

Miftahudin, iNews · Senin 03 Oktober 2022 15:55 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 03 525 2679769 praktik-prostitusi-anak-terbongkar-korban-ditawarkan-dengan-harga-rp500-ribu-aUhKMT09Hg.JPG Mucikari yang mempekerjaan anak dalam praktik prostitusi/Foto: Miftahudin

CIREBON - Polres Cirebon Kota berhasil membongkar dan mengamankan pelaku mucikari dalam kasus prostitusi anak di bawah umur.

Pelaku mucikari JT (50) terlihat hanya tertunduk lesu saat dihadirkan dalam konferensi pers kasus prostitusi anak di bawah umur, yang dua bulan belakangan ini beraksi di sebuah kamar kost di kawasan Pilang, Kabupaten Cirebon.

 BACA JUGA:Profil Bripka Andik Purwanto yang Meninggal di Stadion Kanjuruhan

Pengungkapan praktik prostitusi anak di bawah umur ini bermula dari laporan warga sekitar, yang kerap melihat adanya dugaan transaksi prostitusi yang melibatkan anak di bawah umur.

Dari laporan warga, petugas segara melakukan penyelidikan. Kemudian, saat melakukan penggerebekan didapati tersangka bersama dua anak perempuan yang masih di bawah umur, masing-masing berusia 14 tahun.

Dari pemeriksaan terhadap tersangka, JT mengakui perbuatannya dan telah menjalani bisnis prostitusi anak ini sekitar dua bulan belakangan ini.

 BACA JUGA:Penelitian Terbaru: Anjing Bisa Mengendus Stres dari Keringat dan Napas Manusia, Libatkan 36 Relawan

Dalam menjalankan aksinya, tersangka menawarkan korban kepada orang yang dikenalnya dengan tarif sebesar Rp500 ribu hingga Rp800 ribu.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

"Dapat kami informasi bahwa mucikari atas nama JT sering mempekerjakan anak-anak di bawah umur untuk prostitusi. Akhirnya tersangka berhasil kita amankan bersama korban. Saat diamankan pelaku bersama korban 2 orang," kata Kapolres Cirebon AKBP M. Fahri Siregar, Senin (3/10/2022).

Sementara itu, atas perbuatannya tersangka dijerat dengan pasal 88 juncto 76 i atau pasal 88 juncto 76 f UU 17 tahun 2016 dengan ancaman penjara paling lama 15 tahun kurungan.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini