Share

Militer Korsel Minta Maaf Usai Peluncuran Rudal yang Gagal Picu Alarm, Banyak Warga Cemas

Susi Susanti, Okezone · Rabu 05 Oktober 2022 12:36 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 05 18 2681026 militer-korsel-minta-maaf-usai-peluncuran-rudal-yang-gagal-picu-alarm-banyak-warga-cemas-YQGLLGbV88.jpg Korea Selatan gagal meluncurkan rudal (Foto: Kementerian Pertahanan Korsel via Reuters)

SEOUL - Militer Korea Selatan (Korsel) telah meminta maaf setelah peluncuran rudal yang gagal selama latihan bersama dengan Amerika Serikat (AS) memicu kekhawatiran di antara penduduk di kota pesisir Gangneung.

Mereka melaporkan mendengar ledakan dan melihat api semalaman. Namun militer, yang mengatakan tidak ada korban jiwa, tidak mengakui insiden itu sampai tujuh jam kemudian.

Peluncuran itu sebagai tanggapan atas penembakan rudal Korea Utara di atas Jepang yang terjadi pada Selasa (4/10/2022) pagi.

Baca juga: Ancam Presiden Korsel, Kim Jong-un Sebut Militer Korsel Gangster 

Ini adalah pertama kalinya Pyongyang mengalirkan rudal ke Jepang sejak 2017 - dan itu memicu unjuk kekuatan dari AS, Jepang, dan Korea Selatan yang melakukan latihan militer. Seoul dan Washington juga menembakkan peluru kendali ke Laut Timur - juga dikenal sebagai Laut Jepang - antara semenanjung Korea dan Jepang.

Baca juga: Korsel Bangun Rudal Sekuat Senjata Nuklir, Bisa Mencapai Korut

Militer Korea Selatan kemudian mengkonfirmasi bahwa salah satu rudal mereka gagal segera setelah diluncurkan dan jatuh - ini terpisah dengan yang diluncurkan dengan AS.

Militer juga mengatakan bahwa rudal Hyunmoo-2 membawa hulu ledak tetapi tidak meledak, dan meminta maaf karena menyebabkan kekhawatiran.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Warga di Gangneung mengatakan mereka melihat kilatan cahaya terang dan mendengar ledakan sekitar pukul 01:00 pada Rabu (16:00 GMT Selasa).

Mereka dibiarkan hidup dalam kegelapan selama berjam-jam, dan banyak dari mereka memposting di media sosial bertanya-tanya apa yang terjadi, sambil berbagi foto dan video dari kejadian tersebut. Rekaman itu menunjukkan apa yang tampak seperti api yang menyala terang, dengan asap membubung dari kejauhan.

"Saya tidak bisa tidur karena saya merasa cemas [setelah mendengar] ledakan itu," kata seorang warganet, menurut situs berita Kang Won Ilbo. Sedang warganet yang lain bertanya-tanya apakah ada pesawat yang jatuh.

Peluncuran rudal Korea Utara pada Selasa (4/10/2022) adalah yang kelima dilakukan oleh Pyongyang dalam seminggu. Banyak dari uji coba misilnya dilakukan di jalur penerbangan yang mencapai ketinggian tinggi, menghindari penerbangan di atas tetangganya.

Analis Ankit Panda mengatakan kepada kantor berita Reuters, jika penembakan di atas atau melewati Jepang memungkinkan para ilmuwan Korea Utara untuk menguji rudal dalam keadaan "yang lebih mewakili kondisi yang akan mereka alami dalam penggunaan dunia nyata".

Pada September lalu, Korea Utara mengesahkan undang-undang yang menyatakan dirinya sebagai negara senjata nuklir. Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un juga dilaporkan mengesampingkan kemungkinan pembicaraan tentang denuklirisasi.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini