Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kapal Penangkap Ikan Tenggelam di Lepas Pantai Busan, 2 Awak Asal Indonesia Hilang

Rahman Asmardika , Jurnalis-Kamis, 25 Juni 2026 |16:57 WIB
Kapal Penangkap Ikan Tenggelam di Lepas Pantai Busan, 2 Awak Asal Indonesia Hilang
Ilustrasi.
A
A
A

SEOUL – Sebuah kapal penangkap ikan tenggelam setelah bertabrakan dengan kapal pengangkut LPG di lepas pantai Busan, Korea Selatan pada Kamis (25/6/2026). Seorang kapten asal Korea Selatan tewas dan dua awak kapal asal Indonesia masih hilang dalam insiden tersebut.

Kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 10.10 pagi, sekitar 23 mil laut, atau 42,6 kilometer, di sebelah tenggara Pelabuhan Daebyeon di Gijang, Busan, ketika sebuah kapal pukat berbobot 79 ton bertabrakan dengan kapal pengangkut LPG berbobot 992 ton, menurut Penjaga Pantai Ulsan, sebagaimana dilansir The Korea Herald.

Delapan awak kapal penangkap ikan, yang terdiri dari dua warga Korea dan enam warga Indonesia, jatuh ke laut saat kapal tenggelam. Enam orang berhasil diselamatkan oleh kapal pengangkut LPG, sementara dua awak kapal Indonesia berusia 30-an tahun masih hilang.

Awak kapal yang diselamatkan dibawa kembali ke Pelabuhan Daebyeon dengan menggunakan kapal patroli Penjaga Pantai.

Kapten berkebangsaan Korea, berusia 62 tahun, sempat berada dalam kondisi kritis dan dilarikan ke rumah sakit tak lama setelah tiba di pelabuhan, tetapi dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 13.30.

Lima awak kapal lainnya yang diselamatkan juga dibawa ke rumah sakit setelah mengeluhkan beberapa gejala, termasuk hipotermia.

Penjaga Pantai mengerahkan kapal patroli, kapal Angkatan Laut, helikopter, kapal nelayan terdekat, serta kapal pemerintah untuk mencari awak kapal yang hilang di perairan dekat lokasi kecelakaan.

Kapal nelayan tersebut diketahui berangkat dari Pelabuhan Selatan Busan sekitar pukul 01.20 pagi.

Awak kapal diyakini berada di dek untuk operasi penangkapan ikan pada saat kejadian. Kendati demikian, belum dapat dipastikan apakah mereka mengenakan jaket pelampung atau tidak.

 

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement