Share

Berburu Berkah, Belasan Ribu Peziarah Padati Makam Ki Ageng Tirto di Grobogan

Rustaman Nusantara, iNews · Rabu 05 Oktober 2022 12:51 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 05 512 2681037 berburu-berkah-belasan-ribu-peziarah-padati-makam-ki-ageng-tirto-di-grobogan-bia0ZE8elR.jpg Belasan ribu peziarah padati makam Ki Ageng Tirto di Grobogan. (iNews/Rustaman Nusantara)

GROBOGAN – Belasan ribu peziarah memadati areal makam Ki Ageng Tirto atau Syaikh Abdurrahman di areal perbukitan Desa Karangasem, Kecamatan Wirosari, Grobogan, Jawa Tengah, Rabu (5/10/2022). Kedatangan peziarah itu untuk ikut ngalap berkah dalam prosesi tradisi haul Ki Ageng Tirto.

Semakin siang, para peziarah yang datang semakin membludak dan berdesakan sehingga petugas keamanan turun dan mengatur semua peziarah yang berdesakan di jalan masuk makam.

Para peziarah itu datang dari berbagai daerah untuk ikut memperingati dan mencari berkah dalam prosesi haul Ki Ageng Tirto. Bahkan beberapa peziarah yang datang dari luar daerah datang lebih awal dan menginap di areal makam sehari sebelum acara haul dimulai.

Untuk bisa sampai di lokasi makam, para peziarah harus berjalan kaki sejauh 1 kilometer melewati jalan perbukitan Karangasem.

Kepala Desa Karangasem, Kanto menjelaskan, prosesi haul Ki Ageng Tirto tahun ini dikemas dalam bentuk yang lebih meriah. Seluruh keluarga Keraton Surakarta dan perangkat desa serta bupati diarak dari kantor balai desa menuju makam Ki Ageng Tirto dengan kereta kencana sejauh 2 kilometer.

Kanto menjelaskan, Ki Ageng Tirto merupakan tokoh penyebar Islam yang masih menjadi keturunan trah keraton di masa penjajahan Belanda. Tradisi ini sempat terhenti sejak dua tahun lalu akibat pandemi Covid-19.

Mengetahui acara haul ki ageng tirto dilaksanakan kembali, animo masyarakat yang datang untuk berziarah dan mencari berkah pada tahun ini semakin membludak. Lokasi yang bisa menampung lebih dari lima belas ribu peziarah ini tidak muat sehingga banyak peziarah yang harus duduk dan berdiri di luar pagar makam.

Warga Desa Karangasem yang sudah datang lebih awal, Aminah, mengaku sangat senang haul bisa terlaksana kembali. Ia bersama keluarga datang untuk ikut mencari berkah dari peringatan haul Ki Ageng Tirto.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Selama pandemi makam selalu ditutup dan tidak ada aktivitas sama sekali. Selain mengikuti haul di halaman makam, beberapa warga rela berjalan menyusuri bukit sejauh 500 meter untuk mengambil air di sebuah mata air majapahit yang dipercaya bisa menyembuhkan beberapa macam penyakit.

Menurut juru kunci makam Ki Ageng Tirto, sumber air ini merupakan sumber yang dibuat oleh Ki Ageng Tirto saat warga mengalami kekeringan berkepanjangan. Dengan kekuatan dan doa kepada Sang Pencipta, doa Ki Ageng Tirto diijabah dan terjadilah semburan air yang muncul dari sebuah lubang yang bisa digunakan warga untuk kehidupan sehari-hari. Hingga kini sumber air majapahit ini masih terus mengalirkan air bersih, meski dilanda kekeringan berkepanjangan.

Dengan adanya tradisi haul Ki Ageng Tirto diharapkan bisa menjadi sebuah tata cara penghormatan kepada leluhur dan menjadi salah satu cara untuk melestarikan budaya dan sejarah lokal.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini