Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Survei: Pasangan di Singapura Ingin Punya 2 Anak Atau Lebih, Tapi Stres karena Biaya Hidup Mahal

Susi Susanti , Jurnalis-Senin, 10 Oktober 2022 |15:31 WIB
Survei: Pasangan di Singapura Ingin Punya 2 Anak Atau Lebih, Tapi Stres karena Biaya Hidup Mahal
Ilustrasi sebuah keluarga (Foto: iStock)
A
A
A

Tiga perempat responden menunjukkan bahwa memiliki karier dan membesarkan keluarga sama pentingnya, dan 14 persen melihat keluarga lebih penting daripada karier.

Mayoritas suara sebanyak 77 persen lajang dalam survei juga menginginkan anak. Mereka yang tidak yakin atau tidak menginginkan anak memiliki kekhawatiran tentang biaya membesarkan anak, kurangnya waktu dan energi untuk mengasuh anak, serta menyeimbangkan komitmen pekerjaan dan keluarga.

Banyak yang setuju bahwa pengaturan kerja yang fleksibel memudahkan pasangan untuk memulai sebuah keluarga dan memiliki lebih banyak anak. Sembilan dari 10 orang yang disurvei mengatakan bahwa pekerjaan yang fleksibel akan membuat, atau telah mempermudah, mereka untuk memulai sebuah keluarga.

Survei dilakukan dari Februari hingga Juni 2021, dan respondennya mencakup 2.848 lajang dan 3.017 warga negara Singapura yang sudah menikah dan penduduk tetap, berusia 21 hingga 45 tahun.

Survei pada 2021 juga menemukan pergeseran dalam persepsi peran gender, dengan hampir semua (99 persen) responden menikah mengatakan bahwa ayah dan ibu sama pentingnya sebagai pengasuh bagi anak-anak.

Proporsi mereka yang merasa bahwa idealnya, ibu harus merawat anak-anaknya penuh waktu turun menjadi 24 persen pada 2021 untuk responden lajang, turun dari 40 persen pada 2016. NTPD dalam siaran persnya mengatakan untuk pasangan yang sudah menikah, turun menjadi 40 persen. persen dari 56 persen pada 2016.

Tetapi wanita yang sudah menikah terus melakukan lebih banyak hal di rumah dibandingkan dengan suaminya, terutama dalam hal pengasuhan anak.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement