SOEKARNO dikenal sebagai presiden pertama Indonesia sekaligus tokoh yang memproklamasikan Indonesia. Namun, selain menjadi presiden, Soekarno memiliki beberapa pekerjaan lain yang mungkin jarang diketahui orang.
Berikut daftar pekerjaan yang pernah dilakukan oleh Soekarno.
1. Presiden
Soekarno adalah presiden pertama Indonesia yang menjabat selama 22 tahun. Perjuangan Soekarno untuk memerdekakan Indonesia sangat luar biasa. Soekarno dan Mohammad Hatta berhasil memproklamasikan kemerdekaan RI pada 17 Agustus 1945.
Kemudian pada sidang PPKI, 18 Agustus 1945, Soekarno dipilih secara aklamasi sebagai Presiden Republik Indonesia yang pertama. Ketika masa kepemimpinannya, Soekarno berhasil merumuskan Pancasila yang kemudian menjadi ideologi Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Prestasi yang dicatat Soekarno selama menjabat sebagai presiden antara lain, turut berupaya mempersatukan Nusantara melalui Mosi Integrasi di tahun 1951 dan Deklarasi Juanda di tahun 1957, membebaskan Irian Barat, menyelenggarakan Asian Games IV, serta menghimpun bangsa-bangsa melalui Konferensi Asia Afrika 1955 dan Gerakan Non Blok.
2. Arsitek
Memiliki gelar insinyur, Soekarno merupakan arsitek yang cukup terkenal. Setelah menyelesaikan sekolahnya di Hoogere Burger School (HBS) pada tahun 1920, Soekarno melanjutkan pendidikannya ke Technische Hoge School (sekarang menjadi ITB) di Bandung dan mengambil jurusan teknik sipil. Ia tamat dari Technische Hoge School pada tahun 1926.
Kemudian di tahun yang sama, Ir Soekarno mendirikan biro insinyur bersama Ir Anwari dan banyak mengerjakan rancangan bangunan. Soekarno bersama dengan Ir Rooseno juga merancang dan membangun rumah-rumah dan jenis bangunan lainnya.
Banyak bangunan di Indonesia yang muncul dari ide Soekarno. Beberapa di antaranya yaitu Monumen Nasional (Monas), Gelora Bung Karno (GBK), Hotel Indonesia, Wisma Nusantara, Patung Dirgantara, Monumen Pembebasan Irian Barat, dan Masjid Istiqlal.
3. Politikus
Ketika muda, Soekarno aktif dalam dunia pergerakan bersama Partai Nasional Indonesia yang memiliki tujuan untuk mencapai Indonesia merdeka. Aksi politiknya melawan rezim kolonial Belanda tidak jarang berlanjut di kursi pesakitan.
Belanda memasukkan Soekarno ke Penjara Sukamiskin di Bandung pada 29 Desember 1929. Dalam pembelaannya berjudul Indonesia Menggugat, Soekarno menunjukkan kemurtadan Belanda, bangsa yang mengaku lebih maju itu. Pembelaannya tersebut membuat Belanda semakin marah. Sehingga pada Juli 1930, PNI dibubarkan. Kemudian Soekarno bebas pada tahun 1931, lalu bergabung dengan Partai Indonesia sekaligus menjadi pemimpin.
4. Pengusaha
Untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, Soekarno mendirikan sebuah biro teknik dan arsitektur pada tahun 1926 di Bandung. Soekarno mendirikan biro tersebut bersama Ir Anwari, teman sekelasnya saat di Technische Hoge School (kini ITB).
Biro teknik dan arsitekturnya menerima pekerjaan yang berkaitan dengan perancangan berbagai macam bangunan, seperti masjid, rumah, jembatan, gudang, dan pabrik. Masjid PP Persis Bandung adalah salah satu karya yang pernah dibuat oleh Soekarno. Untuk mempromosikan biro tekniknya, Soekarno memasang iklan melalui Koran Sipatahoenan. (Risa Maharani Putri – Litbang MPI)
(Angkasa Yudhistira)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.