Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Korban Luka Tragedi Kanjuruhan: Susah Tidur Terbayang Suara Teriakan Minta Tolong

Avirista Midaada , Jurnalis-Selasa, 11 Oktober 2022 |22:51 WIB
 Korban Luka Tragedi Kanjuruhan: Susah Tidur Terbayang Suara Teriakan Minta Tolong
Satria Bagus, korban selamat kericuhan di Kanjuruhan (foto: MPI/Avirista)
A
A
A

MALANG - Satria Bagus, tak menyangka ia menjadi korban luka di Tragedi Kanjuruhan Malang. Saat itu ia berada di tribun 12 bersama teman yang baru dikenalnya dari Jember. Ketika kerusuhan meletus ia sama sekali tidak masuk ke lapangan, bahkan berniat menyelamatkan diri.

Namun Bagus bersaksi saat itu tembakan gas air mata langsung diarahkan ke tribun, bahkan tak jauh dari kakinya. Kepanikan pun melanda penonton di tribun, ia yang berada di tribun lari ke bagian atas. Di sanalah ia menjumpai ibu-ibu dengan sejumlah anak kecil berteriak - teriak minta tolong. Nalurinya lantas menolong ibu - ibu itu yang teriak sambil menangis.

"Ibu-ibu itu di tribun atas, sesama suporter di tribun 12 di belakang, paling atas tribun. Aku sempat nolongin dia," kata Bagus ditemui di rumahnya, Selasa (11/10/2022) sore.

 BACA JUGA:Nasib Korban Tragedi Kanjuruhan, Kaki Patah dan Belum Dapat Bantuan

Namun kejadian begitu cepat kata Bagus, tembakan gas air mata ke tribun membuatnya berlarian menyelamatkan diri. Ia bergegas berlari ke kiri, ke kanan, hingga akhirnya terjebak di pintu 12 dan harus berdesak-desakan dengan ribuan penonton lainnya.

Ia bersaksi saat mencari jalan keluar itu, pintu 12 dan 13 begitu banyak orang bertumpukan dan berdesak-desakan. Padahal lorong menuju keluarnya pun cukup sempit dan curam. Pria berusia 20 tahun ini juga melihat bagaimana pintu 13 memang tertutup sesaat saat terjadi kerusuhan.

 BACA JUGA:TGIPF Serahkan Hasil Investigasi Tragedi Kanjuruhan ke Jokowi Jumat Pekan Ini

"(Kalau pintu 12) Nggak sempat lihat pintu, keburu jatuh. Di pintu 13 ditutup, ada videonya. Di situ (di pintu 12) saya terjepit di pagar, tidak bisa gerak, kaki di atas, kepala di bawah, jadi malek (terbalik)," paparnya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement