JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) RI, Mahfud MD menyebutkan Ketua Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Mochamad Iriawan (Iwan Bule) bisa terjerat tanggung jawab hukum terkait Tragedi Kanjuruhan.
"Tanggung jawab hukum, itu hukum pidananya sudah mulai disidik, dan itu bisa saja kena ketua PSSI nanti tanggung jawab hukumnya. Bisa saja nanti kena Ketua PSSI," ujar Mahfud MD saat mengomentari hasil survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI), Kamis (20/10/2022).
BACA JUGA:Tipu Daya Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi Kelabui Para Perwira Polri
Mahfud MD menjelaskan bahwa PSSI sebagai regulator sepak bola nasional harus bertanggung jawab secara moral dan hukum dalam Tragedi Kanjuruhan.
Mengenai tanggung jawab hukum, Mahfud MD menjelaskan proses pidana sudah dijalankan oleh kepolisian dan Ketua PSSI bisa kena imbas. Apalagi Iwan Bule juga telah diperiksa Polda Jawa Timur hari ini.
BACA JUGA:Bocah 12 Tahun Tewas Ditusuk saat Pulang Mengaji, Polisi Dalami CCTV
Direktur Eksekutif LSI, Djayadi Hanan mengungkapkan dari hasil survei LSI 52,4 persen responden setuju dengan langkah kepolisian dalam menentukan pihak yang ditetapkan sebagai tersangka.
"Yang menjawab kurang atau tidak setuju 18 persen, tidak tahu 16,2 persen, dan tidak ditanyakan 13,4 persen," kata Djayadi Hanan.
Survei LSI tersebut dilaksanakan pada 6-10 Oktober 2022 dengan melibatkan 1.212 warga negara Indonesia (WNI), serta memiliki margin of error sekitar 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.
Sebagaimana diketahui sebelumnya, Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan terjadi usai kekalahan Arema FC 2-3 saat bertanding dengan Persebaya dalam perhelatan Liga 1 BRI 2022/2023 pada Sabtu (1/10/2022) malam.
Kepala Posko Crisis Center sekaligus Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Malang, drg Wijanto Wijoyo menyampaikan korban luka dan tewas Tragedi Stadion Kanjuruhan seluruhnya berjumlah 754 orang.
Dari total 754 orang korban diketahui 132 orang meninggal dunia dengan rincian 44 orang diantaranya merupakan anak-anak.
Jumlah ini bertambah menjadi 133 orang setelah satu orang korban tragedi Kanjuruhan yang dirawat di RSUD Saiful Anwar, Malang Jawa Timur dinyatakan meninggal dunia pada 18 Oktober 2022 lalu.
(Nanda Aria)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.