JAKARTA - Air mata kekasih Brigadir J, Vera Maretha Simanjuntak tak terbendung lagi ketika menceritakan momen bunga hatinya meminta putus lantaran mengaku ada ancaman.
Hal itu terjadi ketika Vera memberikan kesaksian dalam sidang pembunuhan berencana Brigadir J dengan terdakwa Bharada E, yang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (25/10/2022).
Mulanya, majelis hakim bertanya terkait komunikasi Vera dengan Brigadir J yang belum dituturkan dalam BAP. Merespon itu, Vera pun mengaku terdapat komunikasi pada 21 Juni 2022.
"Tanggal 21 Juni, mendiang video call saya jam setengab dua belas malam. Dia bertanya, 'lagi di mana dek?' Lagi di rumah bang. 'Enggak dinas?' Enggak, kenapa bang? 'Abang ada masalah dek," tutur Vera dengan nada suara tersedu-sedu.
Saat itu, Vera meminta Brigadir J untuk menceritakan masalahnya. Ia pun meminta Brigadir J agar tidak memendam masalah.
"Enggak lah dek, biarlah abang yang menanggung ini," kata Vera sambil menirukan ucapan Brigadir J.
Merespon jawaban tersebut, Vera pun memaksa Brigadir J untuk menceritakan permasalahan yang dialami. Hanya saja, Brigadir J masih bersikukuh untuk tidak menceritakan masalah tersebut.
"Gapapa dek. Dia bilang, biarlah abang yang nanggung semua," tutur Vera menirukan ucapan Brigadir J.