Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

5 Fakta 'Berdendang Bergoyang' Dibubarkan, Dihadiri 21.000 Orang

Tim Okezone , Jurnalis-Minggu, 30 Oktober 2022 |17:20 WIB
5 Fakta 'Berdendang Bergoyang' Dibubarkan, Dihadiri 21.000 Orang
Konser 'Berdendang Bergoyang' dibubarkan polisi (Foto : Istimewa)
A
A
A

JAKARTA - Polisi menghentikan acara konser musik 'Berdendang Bergoyang' di Istora Senayan, pada Sabtu, 29 Okotober 2022, malam.

Berikut sejumlah fakta terkait peristiwa tersebut:

1. Over Kapasitas

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Komarudin mengatakan, pihaknya terpaksa menghentikan konser dikarenakan kapasitas penonton yang melebihi aturan yang tertera di lokasi. Selain itu, saat ini Jakarta masih dalam pandemi Covid-19 yang kasus harianya semakin meningkat.

Dalam foto yang diterima redaksi, terlihat puluhan ribu warga berkerumun menyaksikan acara tersebut.

"Karena kami menilai bahwa kondisinya sangat tidak memungkinkan, overload atau over kapasitas, saat ini cukup membahayakan," ujarnya saat dihubungi wartawan.

2. Pengunjuang Capai 21.000 Orang

Menurut Komarudin, pengunjung acara tersebut menyentuh angka 21.000 lebih penonton, sedangkan kapasitas Istora Senayan sendiri hanya bisa menampung sekitar 10.000 penonton saja.

"Istora itu maksimal 10.000 orang, tapi hasil pantauan kami 21.000 lebih penonton, jadi kita hentikan secara terpaksa kegiatannya," lanjut ia.

3. Polisi Periksa Pihak EO

Komarudin menjelaskan, pihak EO acara tersebut sedang dalam pemeriksaan lebih lanjut terkait membludak nya penonton di acara tersebut.

"Saat ini pihak EO kami mintai keterangan," kata dia.

BACA JUGA:Cegah Tragedi Kanjuruhan Berulang, Polisi Cabut Izin Konser Berdendang Bergoyang Imbas Banyak Penonton Pingsan

4. 2 Panitia Sudah Diperiksa

Komarudin mengatakan polisi memeriksa dua orang panitia konser Berdendang Bergoyang Festival.

Diketahui, polisi membubarkan konser musik itu kemarin malam karena pengunjung yang membludak. "Sementara dua orang kami periksa," ujarnya saat dihubungi, Minggu. 30 Oktober 2022.

5. Kurang Tenda Kesehatan

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Komarudin menagtakan, acara konser musik tersebut dihentikan karena overkapasistas dan kurangnya tenda kesehatan bagi pennton lantaran panitia hanya menyiapkan satu tenda kesehatan.

"Memang kejadian ini mulainya dari kemarin ya, evaluasi kami itu kemarin penonton sudah over kapasitas, ditambah lagi temuan kami kemarin, panitia hanya menyiapkan satu tenda kesehatan, dan di sana terjadi antrian orang yang minta pertolongan pertama karena banyak yang pingsan," ujarnya saat dihubungi.

(Angkasa Yudhistira)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement