“Semudah itu saja, semuanya sekarang sudah terintegrasi, bagi peserta non-JKN juga kami sediakan Anjungan Pasien Mandiri atau APM sehingga pendaftaran nomor antrean juga bisa dilakukan secara mandiri dan terdigitalisasi. Kalau peserta JKN, tentu bisa melalui Aplikasi Mobile JKN saja langsung bisa terintegrasi dengan sistem kami,” katanya.
Selain memberi kemudahan dari sisi pendaftaran, Nanda menjelaskan dengan dibukanya poliklinik sore pasien juga memiliki pilihan waktu untuk berobat yang lebih dari biasanya sehingga diharapkan tidak akan ada penumpukan pada jam-jam tertentu.
“Harapan kami adalah agar experience pasien pulang dari rumah sakit itu tidak selalu experience yang cukup hanya diingat saja, tapi bisa juga dibanggakan dan dinilai manis karena dengan kemudahan-kemudahan ini peserta jadi merasa nyaman sehingga keseluruhan pengalaman mereka di rumah sakit adalah sesuatu yang menyenangkan,” ujar Nanda.
Menutup, Nanda menjelaskan RSHD pihaknya akan selalu mendukung upaya integrasi dengan BPJS Kesehatan melalui Aplikasi Mobile JKN.
“Antrean online, display ketersedian tempat tidur, serta jadwal tindakan sudah sudah kita integrasikan dengan Mobile JKN, pada intinya seluruh upaya transformasi digital yang kami kembangkan bertujuan untuk memudahkan seluruh pasien baik peserta JKN maupun non-JKN,” tuturnya.
(Karina Asta Widara )